Warga Desa Securai Geger, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra mengatakan, korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu warga curiga melihat rumah korban belum terbuka meski hari sudah beranjak siang. Sementara, kondisi listrik mati dan pintu tergembok dari dalam.
Baca Juga:
- Dua Rumah di Sei Bingai Dibakar OTK, DPC GRIB Jaya Langkat: Diduga Buntut Penyerangan Sekelompok Orang
- Temui Bupati Langkat, Anggota DPRD-SU Jonatan Tarigan Sampaikan Hasil Reses: Minta Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa
- Vantony Mengaku Kecewa Usai Terima SP2HP dari Polres Langkat: Padahal Bukti Lengkap
Baca Juga:2 Bocah Laki-Laki Tewas Tenggelam saat Pulang dari Latihan Natal di Sergai
Mengetahui hal itu, lanjut Bram, warga melapor kepada ke Kepala Dusun (Kadus) II, Dusun II, Gang Mushola, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Wirahadi (56).
"Kadus bersama dengan warga mendobrak pintu rumah korban. Setibanya di dalam rumah korban, Kadus bersama warga mengintip pintu kamar korban dan melihat kaki korban di kamar tersebut. Dari hal itu kadus bersama dengan warga mendobrak pintu kamar korban, dan setelah terbuka, Kadus dan warga menemukan korban dan anaknya telah meninggal dunia," jelas Bram yang juga pernah menjabat sebagai Kanit Pidum Polres Binjai.

Dua Rumah di Sei Bingai Dibakar OTK, DPC GRIB Jaya Langkat: Diduga Buntut Penyerangan Sekelompok Orang

Temui Bupati Langkat, Anggota DPRD-SU Jonatan Tarigan Sampaikan Hasil Reses: Minta Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa

Vantony Mengaku Kecewa Usai Terima SP2HP dari Polres Langkat: Padahal Bukti Lengkap

Putusan PN Stabat Menangkan Dr. Andy Padriadi Wiharjokusumo dalam Sengketa Galian C di Langkat

Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
