Dalam Sebulan, Tercatat 4.520 Transaksi QRIS di Madina
bulat.co.id -MADINA | Anggota Komisi XI DPR RI, H Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA menghadiri kegiatan diskusi publik terkait Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Dalam diskusi publik ini juga tercatat ada 4.520 transaksi QRIS di Kabupaten Mandailing Natal dengan 70-an ribu gerai QRIS yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Madina.
Baca Juga:
Kegiatan yang mengangkat tema Implementasi Qris "Menuju Masyarakat Non Tunai" ini digelar di aula hotel Rindang, Kelurahan Dalan Lidang.
Baca Juga :Madina Tutup Mata, Angkot Bebas Sembarang Parkir">Dishub Madina Tutup Mata, Angkot Bebas Sembarang Parkir
Selain dihadiri H Gus Irawan Pasaribu, SE, AK, MM, CA juga dihadiri perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sibolga, Darmawan.
Ketua DPRD Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH, anggota DPRD Madina dari fraksi Gerindra, Cipayung Plus, alim ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan masyarakat Madina, Selasa (17/10/23).
Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang Qris kepada masyarakat agar memahami terkait bagaimana menggunakan pembayaran yang non tunai.
Diungkapkannya, saat ini dalam mekanisme administrasi pemerintahan juga sudah menggunakan sistem Qris. Dimana tujuannya untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan anggaran, agar tepat sasaran dan peruntukannya.
"Saat ini dengan dipergunakannya sistem QRIS dalam sistem administrasi pemerintahan daerah, semua sudah teratur, transparan dan tidak bisa sembarangan," ujarnya.
Perwakilan BI Sibolga, Darmansyah menerangkan bagaimana mengimplementasikan Qris "Menuju Masyarakat Non Tunai" kepada undangan yang hadir menyebutkan, dengan Qris ini dapat membantu memudahkan untuk transaksi keuangan.
Raja-raja Adat Mandailing Jatuhkan Sanksi Tegas atas Aksi Miswar Daulay Cs
Proyek Tak Bertuan Ditemukan di Darussalam Madina
Diduga 2 Oknum Kepling di Kelurahan Kayu Jati Pungli Penerima BLTS Kesra
Siap Berikan Peruban, Ali Anhar Harahap Maju sebagai Calon Ketua PWI Madina Periode 2025–2028
Usai Dilaporkan, Seorang advokat Madina Penuhi Panggilan Polisi