Usai Operasi Gabungan, Penambang Emas Ilegal Pindah ke Desa Tagilang Julu
bulat.co.id -MADINA | Aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini telah meresahkan masyarakat dan telah mendapat pengamanan dari instansi terkait ternyata tak membuat para pemain tambang ilegal jera.
Berdasarkan informasi minggu lalu, Tim Gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara (LHK Sumut) telah kembali mengamankan satu unit Excavator dari Desa Sale baru Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) dan dibawa langsung ke Kantor Dinas LHK Sumut.
Baca Juga:
Baca Juga :Madina Jangan Bersikap Seperti Anak-anak">Zakaria Rambe : Wabup Madina Jangan Bersikap Seperti Anak-anak
Baru-baru ini, informasi yang didapat dari Tim Gabungan Dinas LHK ini juga, para penambang emas ilegal yang menggunakan alat berat Excavator ini telah pindah dan merambah ke Desa Tagilang Julu tepatnya di Aek Unyur.
Untuk memastikan informasi ini, wartawan lalu mengkonfirmasi Kapolsek MBG, AKP Budi Sihombing via seluler, Rabu (25/10/23). Dan diujung seluler, Budi mengaku tidak mengetahui terkait adanya aktifitas PETI dengan alat berat tersebut.
"Terkait aktifitas PETI dengan alat berat Excavator di Desa Tagilang Julu Aek Unyur saya belum mengetahui atau mendapat informasi," akunya.
Lalu mantan Kapolsek Kotanopan itu pun menyatakan akan menurunkan anggota Polsek MBG melakukan pengecekan ke Desa Tagilang Julu.
"Untuk mengetahui lebih jelas, saya akan mengirimkan anggota Reskrim dan Intelkam untuk melakukan pengecekan," pungkasnya mengakhiri.
Baca Juga :Madina Ancam Lakukan Somasi">Bantah Larang Wartawan Meliput, Wabup Madina Ancam Lakukan Somasi
Sementara itu, Camat Muara Batang Gadis, Rahmat Hidayat mengatakan hingga saat ini informasi terkait penambang emas ilegal di Desa Tagilang Julu belum diketahuinya. Dia pun akan segera berkomunikasi dengan Kepala Desa Tagilang Julu untuk memastikan hal ini.
"Tidak tahu informasi itu. Coba saya komunikasikan terlebih dahulu dengan Kades di sana untuk memastikannya," tegas Hidayat ketika dihubungi melalui telepon.
Petugas Temukan 19,2 Kg Ganja dalam Mobil Avanza di Madina
Petugas Temukan 19,2 Kg Ganja dalam Mobil Avanza di Madina
Penjaringan SEMA dan DEMA STAIN Madina Dinilai Tak Sesuai Prosedural
UMKM Madina Harus Bergerak dan Bangkit, Butuh Dukungan Bupati
Para Dosen UNIMED Kunjungi KKM Beri Dukungan Perkembangan Ekonomi Kreatif di Madina