Balai TNBG Madina Ajak Jurnalis "NgoPi" Bahas Konservasi
Acara "NgoPi" ini dilaksanakan di aula Kantor TNBG Madina yang dihadiri langsung Kepala Balai TNBG, Hartono didampingi KTU, Bobby, KUPT KPH IX, Abdul Saleh Harahap terlihat penuh kekeluargaan ketika melakukan diskusi dan membahas permasalahan terkait konservasi yang ada di Kabupaten Madina.
Baca Juga:
Diskusi "NgoPi" terkait konservasi yang dimulai pukul 10.00 wib ini mengalir serius dan santai.
Satu persatu persoalan yang muncul mulai dari Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), ilegal logging sampai kasus kematian margasatwa dilindungi Harimau pun tak luput dari pembahasan.
Kepala balai TNBG Madina, Hartono disela acara menuturkan kegiatan seperti ini memang harus kita lakukan untuk saling tukar informasi guna mencari solusi serta penyelesaian yang muncul terkait konservasi yang notabene dibawah naungan TNBG.
"Saya berharap dari acara ini kita bisa mendapatkan solusi atas permasalahan -permasalahan yang ada. Dan bagaimana kedepan program yang akan dilakukan," ungkapnya.
Informasi dan masukan dari rekan wartawan yang mengetahui isu dilapangan perlu juga menjadi atensi buat kita sebutnya. Sebab kata Hartono, rekan wartawan merupakan rekan kerja.
"Untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul, saya tidak bisa sendirian. Perlu dukungan dan bantuan semua stekholder, baik itu pemerintah setempat maupun rekan-rekan media," tukasnya.
Dan lanjutnya, salah satu program untuk mendapatkan dukungan dan bantuan itu dengan acara "NgoPi" ini.
"Semoga kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan, karena selain menjalin silaturahmi juga untuk saling bertukar informasi serta saling bersinergi," tutupnya.
Warga Madina Diamankan Polres Tapsel Akibat Bawa 15 Kg Ganja
Polres Mandailing Natal Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Panyabungan
Madina Care Minta Kemenhaj Madina Boikot Semua Yang Pernah Terlibat PT. SAH dari Perjalanan Haji dan Umroh di Madina
Markas Cabang Laskar Merah Putih Madina Santuni Anak Yatim Piatu, Peringati HUT LMP ke 26
Petugas Temukan 19,2 Kg Ganja dalam Mobil Avanza di Madina