Maling Santroni Rumah Ketua KPU Enrekang, Aksi Terekam CCTV
Aksi maling yang mengambil uang di
dalam tas serta beberapa barang berharga lainnya terekam kamera pengawas CCTV.
Baca Juga:
Dari rekaman CCTV, tampak pelaku
pencurian menutupi dirinya dengan selembar kain. Pelaku terlihat mengambil dan
mengecek sebuah tas milik korban yang tersimpan di atas meja di area ruang
tamu.
Baca Juga :Antisipasi Begal dan Geng Motor, Polres Sergai Laksanakan Patroli RESPON
Pasca kejadian ini korban langsung
mendatangi Mapolsek Moncongloe untuk membuat laporan polisi. Warga sekitar pun
dibuat geger dengan peristiwa pembobolan serta pencurian yang terjadi di rumah
milik Ketua KPU Kabupaten Enrekang bersama dengan dua rumah warga lainnya.
Warga sekitar berharap agar pihak
pengelola menambah fasilitas pengamanan dan CCTV di lokasi usai terjadi aksi
kejahatan ini.
"Dari grup warga hari ini, ada
yang share rumah dibobol. Tiga rumah kecurian, dari tiga rumah ini rumah Ketua
KPU Enrekang. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku menutupi badan dan wajahnya
dengan kain putih," kata salah seorang warga, Bobi.
"Itulah salah satu bukti minimnya fasilitas keamanan yang disiapkan pengelola, ini perumahan elite tapi pengelolaan tidak layak. Sudah dilapor ke polisi tetapi kami belum tahu updatenya," tambah Bobi.
Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet,aksi ini merupakan pencurian barang dan bukanlah aksi perampokan terhadap Ketua KPU Enrekang.
"Anggota piket Satreskrim
Polsek Moncongloe mendatangi TKP bersama Polres Maros. Jadi ada dua rumah yang
diambil itu tas berisi uang sekira enam juta kemudian mukena dan satu buah jam
tangan," katanya.
Baca Juga :PASTI Polres Labuhanbatu, sebuah strategi Pemolisian 4.0 dalam Pencegahan dan Antisipasi Stunting.
Pelaku diduga masuk ke dalam rumah
korban dengan cara memanjat masuk melalui plafon saat korban tertidur di dalam
kamarnya.
"Dari dugaan hasil olah TKP tim
piket, dia itu masuk lewat manjat di atas rumah melalui plafon. Rumah
situasinya itu ada penghuninya pada saat pelaku masuk ke dalam rumah dan tidak
ada kekerasan. Pelaku mengambil barang, tidak bertemu antara korban dan pelaku.
Ibu Ketua KPU (Hasilpa, korban) sedang istirahat di rumahnya, tidak ada
kekerasan," tandasnya.
Hasil Investigasi Awal, Ini Penyebab Ledakan di Kompleks Grand Polonia
Polisi Sita Emas 74 Kilogram dan Valas Senilai Rp476 Miliar dari Rumah Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpilih Aklamasi, Randi Permana Siap Jadikan KNPI Binjai Rumah Besar Pemuda
Harun Nasution Akan Kembali Pimpin IMI Sumut Periode 2026-2030