Ini Strategi Jasa Raharja Tuk Tekan Kecelakaan Saat Mudik Lebaran
"Di dalam persiapan Lebaran ini, juga dilakukan pada jembatan yang jalannya mempunyai perbedaan ketinggian. Mungkin untuk mobil nggak berasa, tapi nanti ketika nanti digunakan sebagai arus mudik, terutama di Pelabuhan Ciwandan kemarin seperti arus motor yang akan naik ke kapal ini pasti akan terjadi gap-nya," jelas Rivan.
Baca Juga:
"Ini harus diingatkan dengan rambu. Tapi beberapa rekomendasi kalau tidak cukup dengan rambu, akan memperbaiki jalan terlebih dahulu, termasuk menggunakan jalan kejut atau seperti polisi tidur untuk mengingatkan masyarakat bahwa jalan tersebut jalan rawan (kecelakaan)," imbuhnya.
Guna menekan angka kecelakaan, Rivan pun mengimbau masyarakat untuk memastikan kesehatan, baik kendaraan maupun diri sendiri.
"Pastikan buat Anda yang melakukan perjalanan mudik dengan kendaran pribadi pastikan kendaraan layak dipakai. Dan kemudian pastikan diri Anda sebelum mengemudi dalam kondisi sehat," ucapnya.
"Pilih jam yang nyaman saat mengemudi dan ikuti kebijakan baik dari Korlantas Polri maupun pemerintah. Dan bagi Anda yang harus menyewa kendaraan, pastikan kendaraan yang disewa telah dilakukan rem cek dan memastikan kendaraan tersebut aman untuk digunakan. Dan pastikan pengemudi yang sudah cakap sebagai pengemudi. Kalau perjalanan lebih dari 8 jam, usahakan menggunakan dua pengemudi," tutupnya.
MUI Dolok Masihul dan Tokoh Agama Tegaskan Dukungan, Polri Harus Tetap di Bawah Presiden RI
Saipullah Gandeng PT Sorikmas Mining Pulihkan Desa Muara Batang Angkola
Kelola Lahan Kosong, Kadishub Labuhanbatu 'Gercep' Jalankan Perintah Bupati
JNE Bukan Sekadar Jasa Pengiriman
Mawatu Resort Bangun Tanggul di Luar Lokasi yang Berizin, Menteri KKP: Nanti Kita Segel