Formasi CPNS Kemenag 2024, Terbanyak dalam Sejarah

Redaksi - Rabu, 15 Mei 2024 13:35 WIB
Formasi CPNS Kemenag 2024, Terbanyak dalam Sejarah
Ilustrasi
bulat.co.id - MEDAN | Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 akan segera dibuka pada bulan Juni 2024 mendatang. Pemerintah juga telah menetapkan jumlah formasi untuk masing-masing instansi, salah satunya Kementerian Agama (Kemenag).

Berapa jumlah formasi CPNS Kemenag 2024? Berikut informasi selengkapnya.

Advertisement

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan izin formasi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dengan jumlah yang cukup besar, bahkan menjadi formasi terbesar sepanjang sejarah. Berikut rinciannya.

Baca Juga:

CPNS berjumlah 20.772

· PPPK berjumlah 89.781

· Total keseluruhan formasi sebanyak 110.553

Pada laman tersebut juga dijelaskan Kementerian PANRB dan Kemenag telah mengadakan diskusi mengenai jumlah formasi yang termasuk guru madrasah, guru Sekolah Menengah Teologi Kristen, Sekolah Menengah Atas Katolik, dosen di perguruan tinggi keagamaan negeri, penyuluh agama, penghulu, talenta digital, serta penempatan di IKN.

Misalnya untuk posisi guru madrasah, sekolah Kristen, dan sekolah Katolik, jumlah formasi tersebut akan mencapai puluhan ribu, yang saat ini sedang diteliti lebih lanjut oleh Kemenag. Selain itu, ada ribuan formasi yang disiapkan untuk penyuluh agama dan penghulu. Juga, terdapat ribuan formasi untuk dosen di perguruan tinggi keagamaan, sebagai bukti komitmen negara dalam mendukung pendidikan keagamaan.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Agama, jumlah formasi yang banyak disebabkan oleh banyaknya pegawai negeri sipil di Kementerian Agama yang mencapai masa pensiun yaitu sejumlah 48.991 di tahun 2024-2028. Wilayah administratif yang semakin berkembang dan perubahan status penegerian sekolah yang di bawah naungan Kementerian Agama juga menjadi alasan meningkatnya calon formasi di Kemenag.

Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru