ABPEDNAS Catat Sejarah Baru, Jumlah Anggota Tembus 100 Ribu Orang
Rahman - Rabu, 03 Juni 2026 11:05 WIB
bulat.co.id| Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) mencatat pencapaian penting dengan berhasil menghimpun 100.000 anggota dari berbagai daerah di Indonesia. Capaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana dan Ketua Dewan Pengawas Reda Manthovani, menyampaikan bahwa bertambahnya jumlah anggota hingga mencapai 100 ribu orang menunjukkan semakin besarnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra, peningkatan keanggotaan tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran serta semangat anggota BPD di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
"Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa," ujar Indra Utama.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan organisasi akan terus meningkatkan kapasitas anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional di tingkat desa.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani, memberikan apresiasi kepada seluruh unsur organisasi yang selama ini berkontribusi dalam memperkuat dan membesarkan ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.
DPP ABPEDNAS juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta mitra strategis yang telah mendukung perjalanan organisasi hingga mencapai tonggak sejarah tersebut.
"Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera," demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.
Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung lahirnya desa-desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi.
Baca Juga:Momentum tersebut dinilai menjadi simbol penguatan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan desa sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana dan Ketua Dewan Pengawas Reda Manthovani, menyampaikan bahwa bertambahnya jumlah anggota hingga mencapai 100 ribu orang menunjukkan semakin besarnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra, peningkatan keanggotaan tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran serta semangat anggota BPD di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
"Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa," ujar Indra Utama.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan organisasi akan terus meningkatkan kapasitas anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional di tingkat desa.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani, memberikan apresiasi kepada seluruh unsur organisasi yang selama ini berkontribusi dalam memperkuat dan membesarkan ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.
DPP ABPEDNAS juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta mitra strategis yang telah mendukung perjalanan organisasi hingga mencapai tonggak sejarah tersebut.
"Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera," demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.
Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung lahirnya desa-desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi.
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar