Bupati Gus Irawan Serahkan Bantuan KAT, Dorong Angkola Barat Perkuat Ketapang dan Ekonomi Masyarakat
Bantuan ini diserahkan ke Pokdakan Pancasila, Kelurahan Sitinjak, berupa 7.000 ekor bibit ikan nila dan 42 sak pakan ikan. Dan, Pokdakan Pagar Nihuta, Desa Parsalakan, menerima 3.000 ekor bibit ikan mas, 4.000 ekor bibit ikan nila, serta 42 sak pakan ikan.
H Gus Irawan pada arahannya, berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan baik, disiplin, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Baca Juga:
"Bibitnya sudah ada, pakannya juga sudah tersedia. Tinggal bagaimana kita menjalankannya dengan disiplin," harapnya.
H Gus Irawan menekankan, budidaya ikan merupakan kegiatan produktif yang harus dikelola secara serius karena ikan membutuhkan perawatan dan pemberian pakan secara teratur. Dan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesungguhan kelompok dalam merawat dan mengembangkan usaha perikanan.
Bupati juga mendorong kelompok pembudidaya ikan untuk tidak hanya melakukan pembesaran ikan, tetapi ke depan dapat mengembangkan pembenihan dan pemijahan ikan secara mandiri. Untuk itu, ia meminta Dinas Perikanan melalui penyuluh perikanan (PPL) terus melakukan pendampingan dan memberikan pelatihan ke masyarakat.
"Dinas Perikanan bersama PPL harus terus membina dan mengajari masyarakat, termasuk dalam pembenihan dan pendederan ikan," ujarnya.
Selain mendorong peningkatan produksi ikan, Bupati Gus Irawan juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama memerangi berbagai penyakit sosial. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melawan narkoba, rentenir, dan kemiskinan. Menurutnya,
kegiatan produktif seperti budidaya ikan dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.
"Perang pertama adalah melawan narkoba. Kita harus menjaga generasi muda agar terhindar dari narkoba dan berbagai penyakit sosial," jelasnya.
Ia juga menyoroti bahaya praktik pinjaman dengan bunga tinggi yang menjerat masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan tengah mendorong masyarakat untuk beralih ke pembiayaan yang lebih murah melalui lembaga keuangan resmi. Pemerintah juga berupaya mengembangkan program pembiayaan dengan bunga rendah, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga 0%, untuk mendukung masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif.
"Jika warga terjerat pinjaman dengan bunga tinggi, mari kita cari solusi melalui lembaga keuangan resmi dengan beban yang lebih ringan," tuturnya.
H Gus Irawan juga mengatakan, pengembangan budidaya ikan juga memiliki peluang pasar yang cukup besar, khususnya dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap hasil produksi ikan masyarakat dapat diserap oleh pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di wilayah sekitar.
Senada, Kadis Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution menjelaskan bahwa, bantuan tersebut diberikan berdasarkan usulan dan proposal kelompok serta telah memenuhi persyaratan teknis, seperti ketersediaan kolam dan sumber air.
Dimana, lokasi bantuan di Desa Parsalakan juga dinilai strategis karena berada tidak jauh dari dapur MBG, sehingga diharapkan dapat membuka peluang pemasaran hasil budidaya ikan masyarakat.
"Kiranya program ini bisa berkelanjutan. Untuk pemasaran, ikan nila nantinya dapat masuk ke dapur MBG, sedangkan ikan mas dapat dipasarkan ke rumah makan maupun pasar terdekat," tuturnya.
Sementara Ketua Pokdakan Pagar Nihuta Desa Parsalakan, Romadon Simamora, ber terima kasih ke Bupati Tapsel atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan bibit ikan dan pakan tersebut dapat meningkatkan produktivitas serta pendapatan anggota kelompok.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati atas bantuan yang telah diberikan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat kami laksanakan dengan baik," ucapnya.
Gus Irawan Dorong Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online
Panen Perdana Semangka Poktan Mustahik Binaan BAZNAS Tapsel Dukung Kebutuhan SPPG
Ini, Pesan Bupati Tapsel pada Pengajian Akbar Bulanan BKMT Masyitoh
Pemkab Tapsel Peringati HAN ke-42 Tahun 2026
DPRD Tapsel Gelar Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025