120 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat Di Arab Saudi, Pemulangan Menunggu Kondisi Membaik
Rahman - Selasa, 23 Juni 2026 15:47 WIB
Jamaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang I di Daerah Kerja (Daker) Madinah. (Foto: Serambi)
bulat.co.id - JAKARTA | Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat 120 jemaah haji asal Indonesia yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Para jemaah tersebut akan dipulangkan ke Tanah Air setelah mendapatkan izin medis untuk melakukan perjalanan udara.
"Masih ada 120 jemaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang," ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/6).
Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menegaskan bahwa seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan tetap berada dalam tanggung jawab Pemerintah Indonesia meskipun kelompok terbang (kloter) mereka telah lebih dahulu kembali ke Tanah Air.
Ia menjelaskan petugas haji yang masih bertugas di Arab Saudi akan terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah. Apabila kondisi mereka membaik dan dinyatakan layak melakukan penerbangan oleh tim medis, maka proses pemulangan akan segera dilakukan.
Selain menyampaikan perkembangan jemaah yang masih dirawat, Kemenhaj juga mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga saat ini mencapai 350 orang.
Meski demikian, angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya. Menurut Gus Irfan, kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan, meskipun upaya menekan angka kematian jemaah tetap harus terus dilakukan.
Untuk musim haji mendatang, pemerintah berencana memperkuat penerapan istitha'ah kesehatan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kesiapan fisik calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
"Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jemaah kita," sambungnya.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga Selasa, sebanyak 149.726 jemaah atau setara 387 kelompok terbang telah tiba kembali di Indonesia.
Saat ini masih terdapat 130 kloter yang berada di Madinah dan dijadwalkan pulang secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan. Seluruh jemaah yang sebelumnya berada di Makkah telah diberangkatkan menuju Madinah untuk selanjutnya kembali ke Tanah Air.
Pemulangan juga dilakukan terhadap para petugas haji yang selama ini bertugas mendampingi jemaah di Arab Saudi. Kepulangan petugas dijadwalkan berlangsung secara bertahap, dengan penerbangan terakhir direncanakan pada 4 Juli 2026.
Baca Juga:Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan pemerintah akan terus memastikan para jemaah yang masih dirawat memperoleh pendampingan hingga dapat kembali ke Indonesia.
"Masih ada 120 jemaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang," ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/6).
Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menegaskan bahwa seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan tetap berada dalam tanggung jawab Pemerintah Indonesia meskipun kelompok terbang (kloter) mereka telah lebih dahulu kembali ke Tanah Air.
Ia menjelaskan petugas haji yang masih bertugas di Arab Saudi akan terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah. Apabila kondisi mereka membaik dan dinyatakan layak melakukan penerbangan oleh tim medis, maka proses pemulangan akan segera dilakukan.
Selain menyampaikan perkembangan jemaah yang masih dirawat, Kemenhaj juga mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga saat ini mencapai 350 orang.
Meski demikian, angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya. Menurut Gus Irfan, kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan, meskipun upaya menekan angka kematian jemaah tetap harus terus dilakukan.
Untuk musim haji mendatang, pemerintah berencana memperkuat penerapan istitha'ah kesehatan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kesiapan fisik calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
"Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jemaah kita," sambungnya.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga Selasa, sebanyak 149.726 jemaah atau setara 387 kelompok terbang telah tiba kembali di Indonesia.
Saat ini masih terdapat 130 kloter yang berada di Madinah dan dijadwalkan pulang secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan. Seluruh jemaah yang sebelumnya berada di Makkah telah diberangkatkan menuju Madinah untuk selanjutnya kembali ke Tanah Air.
Pemulangan juga dilakukan terhadap para petugas haji yang selama ini bertugas mendampingi jemaah di Arab Saudi. Kepulangan petugas dijadwalkan berlangsung secara bertahap, dengan penerbangan terakhir direncanakan pada 4 Juli 2026.
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar