Kepala PPATK Lapor Transaksi Janggal Rp 349 Triliun ke Jokowi
transaksi keuangan mencurigakan Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu)kepada Presiden Jokowi.
Baca Juga:
- PDDI DKI Jakarta dan Lions International District 307 A1 Perkuat Kolaborasi Gerakan Donor Darah Modern
- Masuk Daftar Mutasi, Kolonel Polsan Situmorang Jabat Danpuslatpur Kodiklatad Gantikan Brigjend Dany
- Puncak Peringatan Hari Donor Darah se-Dunia, PDDI-PMI-Pemerintah Daerah Selenggarakan Donor Darah Sukarela
Hal ini diketahui saat Ivan menemui Presiden Joko Widodo. Ivan mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta pada pagi hari ini, Senin (27/3/23).
Saat dikonfirmasi mengenai tujuannya, Ivan enggan menjawab secara detail. Namun, dirinya terlihat terburu-buru memasuki Istana Kepresidenan. "Nanti yaa, nanti," kata Ivan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Beberapa waktu belakangan tengah gaduh transaksi keuangan mencurigakan Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Awalnya, transaksi janggal yang diungkap ke publik hanya Rp 300 triliun.
PPATK juga telah memberikan penjelasan kepada Komisi III DPR terkait dana tersebut. Ivan sendiri mengaku telah menyampaikan transaksi janggal TPPU Rp300 triliun ke Presiden Jokowi melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
Hal tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Benny K Harman dalam rapat bersama Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 21 Maret 2023.
"Saya tanya, apakah boleh PPATK atau kepala komite tadi membuka ke publik? Seperti yang dilakukan Menko Polhukam bapak Mahfud MD, dia dengan tegas menyampaikan ke publik. Seingat saya, dalam undang-undang ini PPATK hanya melaporkan ke presiden dan DPR. Apakah sudah melaporkan ke presiden?" tanya Benny.
Ivan mengaku telah meminta waktu untuk menjelaskan soal laporan transaksi janggal tersebut kepada presiden. Namun, Pramono Anung justru menelponnya. Sehingga, kata Ivan, ia pun melaporkan melalui Seskab untuk kemudian disampaikan kepada Presiden Jokowi.
"Untuk kasus ini sudah kami laporkan melalui pak Menseskab, pak Pramono Anung. Beliau yang telepon," kata Ivandilansir dari okezone.
PDDI DKI Jakarta dan Lions International District 307 A1 Perkuat Kolaborasi Gerakan Donor Darah Modern
Masuk Daftar Mutasi, Kolonel Polsan Situmorang Jabat Danpuslatpur Kodiklatad Gantikan Brigjend Dany
Puncak Peringatan Hari Donor Darah se-Dunia, PDDI-PMI-Pemerintah Daerah Selenggarakan Donor Darah Sukarela
Manajemen Mawatu Kabur ke Jakarta Usai Janji dengan Wartawan
Warga Sayangkan Sikap Para Kadis yang Diduga Gunakan Uang Daerah untuk Ikut Pelantikan Bupati di Jakarta