Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Pemko Padang Sidempuan Gelar Pasar Murah
Suhut Gultom - Selasa, 11 April 2023 20:41 WIB
Istimewa
Suasana GPM di Kantor Kecamatan Psp Selatan
bulat.co.id -Pemerintah Kota (Pemko) Padang Sidempuan (Psp) melalui Dinas Perdagangan gelar Gerakan Pasar Murah (GPM), Selasa (11/4/23).
Pasar murah ini digelar di Aula Kantor Kecamatan Psp Selatan, Kota Padang Sidempuan.
Kadis Perdagangan Kota Padang Sidempuan, Ridoan Pasaribu mengatakan, gerakan pasar murah ini digelar mengingat masyarakat membutuhkan bahan pokok dengan harga lebih murah khususnya di Kecamatan Psp Selatan.
Selain itu, pasar murah ini juga digelar sebagai salah satu aksi Pemko dalam mengendalikan inflasi.
Kemudian, untuk mewujudkan pasar murah ini, Dinas Perdagangan Kota Psp melakukan kerja sama dengan Kecamatan Psp Selatan. Dan, komoditas yang dijual adalah beras, gula pasir dan minyak goreng.
"Kita sudah sering gelar GPM di beberapa titik, di Kota Psp mengingat masyarakat sangat membutuhkan harga-harga kebutuhan yang lebih murah", ujar Ridoan.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Pasar Murah Hadir di CFD Langsa, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pasar Murah Hadir di CFD Langsa, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemko Langsa Hadirkan Pasar Murah Jelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Gerakan Pangan Murah Ramaikan Car Free Day Kota Langsa
Sambut Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Langsa Gelar Pasar Murah
Upaya Memastikan Akses Pangan Terjangkau Pemko Padangsidimpuan Gelar GPM
Komentar
Berita Terbaru
Wapres RI Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batang Toru
Jadi Ruang Komunikasi, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu memasuki Pekan ke-22
Kapolres Labuhanbatu Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tingkat Kabupaten
Perkuat Tekad, Austin Tumengkol Sowan ke PWI Pusat, Ini Pesan Cak Munir
Puluhan Massa AMB Unjuk Rasa di Kantor DPRD Padangsidimpuan
Tindaklanjuti Dumas Terkait Narkoba, Polsek Marbau Langsung Gerebek Rumah Kontrakan
Bupati Tapsel Dorong 47 Ha Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK