Harun Mustafa Nasution : Pemuda Harus Mampu Berkontribusi Untuk Pembangunan Daerah
Reza Mohammad - Senin, 28 Oktober 2024 17:30 WIB
Ist
Harun Mustafa Nasution mendampingi Ketua Pemuda Pancasila Sumut, Musa Rajekshah dalam peringatan ulang tahun Pemuda Pancasila ke 65, Medan, Sumatera Utara.
bulat.co.id -Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun 2024 bagi Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution adalah momen dimana pemuda harus mampu berkontribusi untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, untuk memaknai Sumpah Pemuda di era milenial yang serba digital ini, generasi muda menjadi ujung tombak.
Baca Juga:
Tantangan yang dihadapi pemuda saat ini dengan pemuda tahun 1928 tentu berbeda jelas Harun Mustafa.
"Masa boleh berbeda, tapi semangat juang serta spirit Sumpah Pemuda harus tetap menyala," tegas Harun Mustafa, Senin (28/10/2024)
Sebagai Calon Bupati Madina ia berharal agar generasi muda bisa saling menghormati dan menghargai sesama anak bangsa.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Ijeck Diganti, PLT Ketua DPD Golkar Sumut Ditunjuk Untuk Laksanakan Musda
Solidaritas Ribuan Kader Pemuda Pancasila Sumatera Utara untuk Bobby-Surya: Komitmen dan Apresiasi yang Tulus
Didukung 17 PAC, M. Ziad Ananta Mulus Pimpin MPC PP Sergai
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang Dikawal Ketat saat Dilantik Menjadi Anggota DPRD
Sah, Harun Mustafa Terima B1 KWK dari Partai Gerindra
Mengungkap Fakta Menarik Jajak Pendapat LSI: Edy Rahmayadi Jadi Paling Populer, Bobby Nasution Paling Disukai
Komentar
Berita Terbaru
Wapres RI Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batang Toru
Jadi Ruang Komunikasi, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu memasuki Pekan ke-22
Kapolres Labuhanbatu Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tingkat Kabupaten
Perkuat Tekad, Austin Tumengkol Sowan ke PWI Pusat, Ini Pesan Cak Munir
Puluhan Massa AMB Unjuk Rasa di Kantor DPRD Padangsidimpuan
Tindaklanjuti Dumas Terkait Narkoba, Polsek Marbau Langsung Gerebek Rumah Kontrakan
Bupati Tapsel Dorong 47 Ha Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK