Warga Desa Sanggapati Tapsel Tanam Diri Protes Pengrusakan Kebun oleh PT TPL
Pardamean Pulungan salah satu warga setempat ke awak media mengatakan bahwa kebun karet dan sawit yang telah puluhan tahun dikelola warga sekarang sudah rata dengan tanah. Dan aksi ini sudah pernah terjadi namun pihak PT TPL selalu melakukan aktifitasnya di lahan kebun tersebut
"Bagaimana kita tidak kesal sudah puluhan tahun kebun untuk menafkahi keluarga sudah rata dengan tanah dirusak 14 unit alat berat PT TPL ini", ujar Pardamean.
Baca Juga:
Dihimbau Pardamean ke Presiden RI Joko Widodo dan para pejabat lainnya agar dapat membantu sengketa warga dengan PT TPL dimana ber kebun karet dan sawit adalah mata pencaharian untuk kebutuhan keluarga
"Kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo dan para Pejabat lainnya mohon membantu sengketa warga dengan PT TPL sebab kebun karet dan sawit yang dirusak adalah mata pencaharian untuk kebutuhan keluarga", pinta Pardamean.
Tampak sejumlah warga Desa Sanggapati Tapsel melakukan tanam diri protes pengrusakan kebun mereka dan saat pihak PT TPL dikonfirmasi terkait aksi warga tersebut belum memberikan tanggapan
Tim MAN Tapsel Sipagimbar Juara Bagusi Cup I Tahun 2026
Pemkab Tapsel Gelar Resepsi Kenegaraan rangka Peringati HUT RI ke-81
Bupati Tapsel Serahkan Remisi Umum HUT RI ke-81 ke 135 Napi Rutan Sipirok
Pawai Deville dan Karnaval HUT RI ke-81 di Sipirok Meriah
Meriahkan Kemerdekaan, Warga Perumahan Cemara Madina Isi HUT RI ke-81 dengan Penuh Keceriaan