Bupati Tapsel Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, para pengurus MUI, guru, serta ratusan siswa MAN IC Tapanuli Selatan.
Bupati Tapsel, H Gus Irawan Pasaribu dalam pesannya mengatakan, bahwa pentingnya menjauhi narkoba sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.
Baca Juga:
Dimana, saat ini peredaran narkoba tidak lagi hanya menyasar kalangan tertentu, tetapi telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Penyalahgunaan narkoba yang semakin beragam menuntut kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelajar.
"Jangan coba narkoba dalam bentuk apa pun. Masa depan kalian masih panjang. Raihlah cita-cita melalui pendidikan, prestasi dan akhlak yang baik, sebagai generasi penerus yang akan menentukan masa depan Tapsel," ucapnya.
H Gus Irawan menambahkan bahwa, Pemkab Tapsel saat ini tidak hanya fokus memerangi narkoba, tetapi juga berupaya menekan angka kemiskinan yang menjadi salah satu faktor pemicu berbagai persoalan sosial.
Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Tapsel, pemerintah terus melakukan program rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu program unggulan yang sedang dijalankan adalah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen. bagi masyarakat terdampak bencana.
Sementara Kasek MAN IC Tapsel, Abdul Hakim Siregar menyampaikan, apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemkab Tapsel terhadap dunia pendidikan, khususnya MAN IC Tapsel.
Dan, kehadiran Bupati Tapsel beserta para narasumber memberikan motivasi dan wawasan yang sangat berharga, bagi para siswa agar mampu menjaga diri dari pengaruh negatif narkoba dan terus berprestasi.
"Kiranya kegiatan ini menjadi bekal bagi siswa untuk membangun karakter yang kuat, berakhlakul karimah, serta memiliki cita-cita besar demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Ketua MUI Kabupaten Tapsel, Ali Sati Rangkuti dalam sambutannya menyebutkan, bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa, karena dapat merusak akal, kesehatan, dan masa depan seseorang. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersinergi dalam memberikan pendidikan, pembinaan moral, dan pengawasan kepada generasi muda.
Ka OJK Provinsi Sumut, Triyoga Laksito turut memberikan edukasi mengenai literasi keuangan, serta bahaya pinjaman online ilegal yang dapat merugikan masyarakat. OJK juga mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini, dan menghindari berbagai bentuk kejahatan finansial.
Diharapkannya para pelajar semakin memahami bahaya narkoba, menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, memiliki karakter yang kuat dan berakhlakul karimah, serta mampu meraih masa depan yang gemilang demi kemajuan Tapsel dan Indonesia.
Tapsel Borong 3 Penghargaan pada Penutupan PRSU ke-50
Bunda PAUD Kabupaten Tapsel Kukuhkan 248 Bunda PAUD Desa dan Kelurahan
UMKM Madina Harus Bergerak dan Bangkit, Butuh Dukungan Bupati
Bupati Tapsel Ikuti Rakor Bersama Wamen PPPA dan Wamen PU Secara Virtual
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani