Polres Sumba Timur Gelar Do'a Lintas Agama Pasca Gempa NTT

Ucok Sitorus - Senin, 24 Agustus 2026 22:21 WIB
Polres Sumba Timur Gelar Do'a Lintas Agama Pasca Gempa NTT
Istimewa
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi (tangkapan layar) berdoa di Pura Buana Wisaka Karinding, Mapolres Sumba Timur, Kota Waingapu (24/8/2026).
bulat.co.id -SUMBA TIMUR | Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polres Sumba Timur menggelar doa bersama lintas agama, di Mapolres setempat, di Jalan R. Soeprapto No. 33, Kelurahan Prailiu, Kec. Kambera, Kota Waingapu, Sumba Timur, NTT, pada Senin, (24/8/2026).

Dengan mengangkat tema "Polres Sumba Timur Doa Bersama Untuk Korban Gempa di Flores, NTT Kuat, Flores Bangkit". Kegiatan doa dilaksanakan secara khidmat di tiga rumah ibadah yakni, di Masjid Nur Ikhlas, Gereja Oekumene, serta Pura Buana Wisaka Karinding, yang berada di lingkungan Mapolres Sumba Timur.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, SH SIK MH, kepada sejumlah wartawan menyebutkan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh personel Polres Sumba Timur sebagai bentuk solidaritas. "Dan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah," ujarnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Guncangan gempa tersebut turut dirasakan kuat hingga Pulau Sumba. Di Sumba Timur sendiri, gempa menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Data BPBD Kabupaten Sumba Timur hingga 16 Agustus 2026 kemarin tercatat sedikitnya delapan bangunan terdampak, terdiri dari satu sekolah, dua gereja atau kantor gereja, serta lima rumah warga dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru