Polres Sumba Timur Gelar Do'a Lintas Agama Pasca Gempa NTT
Dengan mengangkat tema "Polres Sumba Timur Doa Bersama Untuk Korban Gempa di Flores, NTT Kuat, Flores Bangkit". Kegiatan doa dilaksanakan secara khidmat di tiga rumah ibadah yakni, di Masjid Nur Ikhlas, Gereja Oekumene, serta Pura Buana Wisaka Karinding, yang berada di lingkungan Mapolres Sumba Timur.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, SH SIK MH, kepada sejumlah wartawan menyebutkan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh personel Polres Sumba Timur sebagai bentuk solidaritas. "Dan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah," ujarnya.
Baca Juga:
Sebelumnya, gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Guncangan gempa tersebut turut dirasakan kuat hingga Pulau Sumba. Di Sumba Timur sendiri, gempa menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Data BPBD Kabupaten Sumba Timur hingga 16 Agustus 2026 kemarin tercatat sedikitnya delapan bangunan terdampak, terdiri dari satu sekolah, dua gereja atau kantor gereja, serta lima rumah warga dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Polres Sumba Timur Bekuk Dua Pelaku Curat dan Curanmor Antar Kabupaten
Patroli Presisi Polres Sumba Timur, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Untuk Masyarakat
Bentuk Sinergitas, Kapolres AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, Sambut Kajari Sumba Timur
Personel Bhabinkamtibmas Polres Sumba Timur Problem Solving Pengeroyokan di Wangga
Lanjutan Kunker ke Mako Polsek, Kapolres Sumba Timur Ajak Warga Cegah Karhutla dan Bersinergi Jaga Kamtibmas