Pemko Langsa Tentukan Titik Lokasi Sekolah Rakyat Seluas 7 Hektar di Gampong Timbang Langsa
Rahman - Jumat, 29 Mei 2026 09:40 WIB
Rahman
Lokasi pembangunan sekolah rakyat Kota Langsa dan hunian tetap korban banjir Langsa, Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro
bulat.co.id| Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat atau Asta Cita Presiden. Saat ini tahapan yang telah dilakukan yakni penentuan titik lokasi pembangunan di wilayah Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro tepat bersebelahan dengan kawasan pemukiman relokasi pusong.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP, saat diwawancarai pada Senin (25/5/26), mengatakan pemerintah Kota Langsa pada prinsipnya siap mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat.
"Kami siap mendukung pembangunan sekolah rakyat di Kota Langsa, kami sudah komunikasi dengan Kementerian PUPR itu lokasinya di Gampong Timbang Langsa", ujarnya.

Namun demikian, menurutnya hingga saat ini Pemko Langsa masih menunggu kepastian komitmen dari Kementerian PUPR sebelum melanjutkan tahapan berikutnya, termasuk proses pemadatan tanah (land clearing), pembuatan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), serta peningkatan tonase jembatan agar akses jalan apat dilalui alat berat dalam pembangunan sekolah rakyat.
"Kami meminta agar kementerian PUPR membuat surat keputusan agar Kota Langsa benar-benar ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah rakyat, karena Pemko Langsa berkomitmen untuk mendukung Asta Cita dari Presiden Prabowo", tambahnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui penyediaan fasilitas pendidikan dan asrama terpadu.
Pemerintah Kota Langsa berharap program tersebut nantinya dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu seperti dari kategori desil satu dan dua agar memperoleh akses pendidikan yang lebih layak dan merata.
Baca Juga:Melalui Dinas Sosial, Pemko Langsa telah menetapkan lahan seluas 7 hektar yang akan diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, meskipun ada permintaan tambahan dari Kementerian PUPR agar diperluas menjadi 10 hektar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP, saat diwawancarai pada Senin (25/5/26), mengatakan pemerintah Kota Langsa pada prinsipnya siap mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat.
"Kami siap mendukung pembangunan sekolah rakyat di Kota Langsa, kami sudah komunikasi dengan Kementerian PUPR itu lokasinya di Gampong Timbang Langsa", ujarnya.

Namun demikian, menurutnya hingga saat ini Pemko Langsa masih menunggu kepastian komitmen dari Kementerian PUPR sebelum melanjutkan tahapan berikutnya, termasuk proses pemadatan tanah (land clearing), pembuatan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), serta peningkatan tonase jembatan agar akses jalan apat dilalui alat berat dalam pembangunan sekolah rakyat.
"Kami meminta agar kementerian PUPR membuat surat keputusan agar Kota Langsa benar-benar ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah rakyat, karena Pemko Langsa berkomitmen untuk mendukung Asta Cita dari Presiden Prabowo", tambahnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui penyediaan fasilitas pendidikan dan asrama terpadu.
Pemerintah Kota Langsa berharap program tersebut nantinya dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu seperti dari kategori desil satu dan dua agar memperoleh akses pendidikan yang lebih layak dan merata.
Tags
Berita Terkait
Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilchiksung 2026 di Sejumlah Gampong
Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilchiksung 2026 di Sejumlah Gampong
Wali Kota Langsa Resmi Berangkatkan Distribusi Logistik Pilchiksung 2026 ke Lima Kecamatan
Wali Kota Langsa Luncurkan e-Parkir Berlangganan
Pemerintah Gampong Alue Beurawe Bagikan Seragam Sekolah Gratis untuk 41 Anak Yatim dan Piatu
Manfaatkan Karnaval Rakernas APEKSI, Pemko Langsa Promosikan Budaya dan Potensi Daerah
Komentar