Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Gaungkan Nilai Persatuan

Rahman - Senin, 01 Juni 2026 13:52 WIB
Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Gaungkan Nilai Persatuan
Istimewa
Walikota Langsa saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6)
bulat.co.id| LANGSA – Pemerintah Kota Langsa memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 melalui upacara bendera yang berlangsung di halaman Pendopo Wali Kota Langsa, Senin (1/6/2026).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, SE memimpin jalannya kegiatan yang diikuti berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Sementara itu, posisi komandan upacara diemban Danki Produksi Kodim 0104/Aceh Timur, Lettu Inf Sahraji.

Advertisement

Upacara tersebut dihadiri Ketua DPRK Langsa, unsur Forkopimda, Ketua MPD, MAA, MPU, Danki Brimob Kompi II Batalyon B, Sekretaris Daerah Kota Langsa, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara, personel TNI-Polri, Brimob, serta pelajar.

Baca Juga:

Pada kesempatan itu, Wali Kota Langsa membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", disebut mencerminkan peran penting Pancasila dalam menjaga persatuan nasional sekaligus menjadi kontribusi Indonesia bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan," demikian kutipan sambutan yang dibacakan Wali Kota Langsa.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai mampu menjadi jembatan dalam menyelesaikan berbagai perbedaan dan konflik di tingkat internasional.

Lebih lanjut disebutkan, Indonesia terus berperan aktif dalam upaya menjaga perdamaian global melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik kawasan, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Sambutan tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, para menteri dan kepala daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil selalu berlandaskan prinsip keadilan sosial, melindungi hak masyarakat kecil, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Menutup sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, kemanusiaan, dan persatuan.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!" tutup sambutan tersebut.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru