Kenang Perjuangan Ibu, Bacaleg DPR RI Dapil Sumut II Tri Novi Khairani Sitorus B.A Ajak Pelajar Nobar Film Air Mata di Ujung Sajadah
Kejadian tersebut terjadi saat suami Aqila dikabarkan meninggal mengalami kecelakaan. Lantas Halimah berbohong kepada Aqila dengan mengatakan kalau bayinya meninggal saat dilahirkan.
Baca Juga:
- Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
- Sabam Raja Guguk Sumbang Korban Bencana Hidrometeorologi Melalui DPC Gerindra Madina
- Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI: Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas
Kebohongan tersebut sengaja dilakukan ibunya untuk melindungi Aqila dari pahitnya kenyataan. Lalu, Halimah memberikan cucunya tersebut kepada sepasang suami istri bernama Yumna (Citra Kirana) dan Arif (Fedi Nuril) yang sudah lama menikah namun belum dikaruniai anak.
Suatu ketika, Halimah terkena penyakit sehingga Aqila yang sedang berada di London balik ke tanah air. Nah disana Halimah menceritakan kepada Aqila kalau anaknya yang diberi nama Baskara masih hidup.
Baca Juga :343 Peserta Ikuti MTQ dan Tahfidz Se-Kabupaten Labura
Mendengar hal itu membuat Aqilah bahagia. Saat itu pula dia bertekad dan memperjuangkan untuk menemui anaknya yang selama ini terpisah darinya.
Namun, perjuangannya Aqilah untuk mengembalikan anaknya tak semudah yang ia bayangkan. Karena ia harus menghadapi Yumna selaku orang tua asuh Baskara.
Di sini juga Yumna sangat tak berat untuk mengembalikan Baskara ke pangkuan ibu kandungnya. Yumna sudah menganggap Baskara seperti anak kandung nya sendiri karena sudah mengasuh anak itu sedari kecil.
Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
Sabam Raja Guguk Sumbang Korban Bencana Hidrometeorologi Melalui DPC Gerindra Madina
Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI: Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas
HMI Sumut Desak Polda Berantas Lokasi Perjudian di Pasar 7 Marelan: Aseng Kayu Diduga Sebagai Pengelola
Sejumlah Sekolah di Langsa Masih Menunggu Penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis