Motif Sakit Hati, AMS Aniaya Korban Pakai Batu Hingga Tewas

- Rabu, 21 Desember 2022 17:20 WIB
Motif Sakit Hati, AMS Aniaya Korban Pakai Batu Hingga Tewas
Istimewa
AMS (29) yang merupakan terduga pelaku pembunuhan terhadap JPS (25).
bulat.co.id -Tim unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan berhasil meringkus AMS (29) yang merupakan terduga pembunuhan terhadap JPS (25), di salah satu rumah keluarganya, Rabu (21/12/2022).

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan menerangkan, dalam kronologi penangkapan bahwasanya tim mendapatkam informasi pelaku berada dikediaman salah satu rumah keluarganya.

Baca Juga:Sopir Angkot di Medan Tembung Tewas Dalam Mobil, Ini Penyebabnya
"Setelah mendengar itu, tim yang dipimpin oleh Janit Reskrim dan Panit Reskrim langsung terjun ke lokasi. Ternyata benar, pelaku ada di tempat itu dan langsung memboyong ke Mapolsek Percut untuk dimintai keterangan," kata Agustiawan kepada wartawan.

Sambungnya, hasil intrograsi terhadap AMS, ia tega membunuh JPS dengan cara melemparnya menggunakan batu karena sakit hati.

"Motif dari kejadian tersebut, pelaku merasa sakit hati kepada korban. Karena sering mengganggu dan menghina istri pelaku," ucap Kapolsek.
Atas tindakan menghilanglakan nyawa orang, Agustiawan menyebutkan pelaku melanggar Pasal 351ayat 3 KUHPidana diancam dengan paling lama 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Aguatiawan bilang pada Hari Senin (19/12/2022) sekira pukul 19.30 WIB polisi mendapatkan laporan adanya penganiayaan, di Jalan Mandala Simpang Pukat VI, Kelurahan Bantan Timur.

Personel yang dipimpin oleh Kanit reskrim Iptu J. Simamora dan Panit reskrim Ipda Budi mendatangi tempat kejadian untuk mendapatkan barang bukti dan keterangan oleh saksi. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah.

"Dari hasil pantauan, korban mengalami luka-luka lecet pada dahi kanan, luka robek pada alis kanan, luka robek pada dahi kanan, luka lecet pada pipi kanan, dada memar dan anggota tubuh lainnya," sebut Agustiawan.

"Pada Selasa pukul 06.00 WIB, diketahui korban telah dipindahkan ke RSUD Dr. Pirngadi. Di sana korban tak tertolong atau meninggal dunia," pungkas kapolsek.

Advertisement
Halaman :
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru