Daftar Daerah yang Baru Dilanda Karhutla
Redaksi - Minggu, 09 Agustus 2026 16:21 WIB
Istimewa
Ilustrasi
bulat.co.id- Medan | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi musim kemarau dan fenomena El Nino turut meningkatkan risiko kebakaran, sementara sejumlah lokasi masih dalam proses penanganan.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo telah berlangsung pada 3 Agustus 2026, luas area yang terbakar mencapai sekitar 176 hektare berdasarkan informasi terakhir pada Jumat (7/8).
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Bromo. Penutupan berlaku melalui jalur Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.
Pihak TNBTS menduga kebakaran bermula dari perapian yang dibuat pengunjung untuk menghangatkan diri dan tidak sepenuhnya dipadamkan.
"Nah kemungkinan kadang-kadang yang melintas itu kalau pas tengah-tengah dingin juga kemudian bikin perapian mungkin lupa atau seperti apa dengan cuaca seperti ini itu menjadi pemicu kebakaran seperti itu yang yang kita duga sampai saat ini," kata Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Sabtu (8/8).
Karhutla juga terjadi di Kabupaten Ketapang. Kebakaran di wilayah tersebut bahkan menyebabkan seorang warga bernama Taufik Hidayat (26) meninggal dunia.
Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan korban diduga kehilangan kesadaran akibat kekurangan oksigen ketika melewati kawasan yang dipenuhi asap. Korban kemudian terbakar setelah api berada di kedua sisi jalan.
"Kemungkinan karena kekurangan oksigen korban pingsan, kemudian di sisi kanan dan kiri jalan terdapat api sehingga korban meninggal dalam keadaan terbakar," kata Yunifar, Rabu (5/8).
Seorang warga lanjut usia juga dilaporkan mengalami luka bakar dan telah mendapat perawatan di Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang.
BMKG menyebut asap karhutla di Kalimantan Barat berpotensi terbawa hingga Malaysia. Penanganan kebakaran dilakukan bersama oleh BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya.
Kebakaran lahan juga terjadi di kawasan Alun-alun Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, pada Kamis (6/8).
"Informasi kebakaran terjadi pukul 15.00 WIB. Yang terbakar lahan di kawasan barat Alun-alun Suryakancana, mendekati Gunung Gumuruh," ujar Gede Pangrango Operation Dudan Darmawan, Kamis (6/8).
Karhutla di Kabupaten Bangka Tengah telah membakar sekitar 118 hektare lahan hingga Sabtu (8/8). Angka tersebut merupakan akumulasi kebakaran lahan yang ditangani sepanjang 2026.
Khusus periode Juli hingga 8 Agustus 2026, BPBD mencatat sedikitnya 51 kejadian kebakaran lahan. Salah satu kawasan yang dinilai rawan berada di sepanjang ruas jalan utama Koba-Kurau dengan 11 kejadian.
Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah Yudi Shabara meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
"Maraknya insiden dalam dua bulan terakhir menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Bangka Tengah masih berada dalam kondisi rawan kebakaran, sehingga masyarakat dituntut meningkatkan kewaspadaan ekstra," tegas Yudi, Sabtu (8/8).
Baca Juga:Berikut sejumlah daerah yang dilanda karhutla:
1. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo telah berlangsung pada 3 Agustus 2026, luas area yang terbakar mencapai sekitar 176 hektare berdasarkan informasi terakhir pada Jumat (7/8).
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Bromo. Penutupan berlaku melalui jalur Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.
Pihak TNBTS menduga kebakaran bermula dari perapian yang dibuat pengunjung untuk menghangatkan diri dan tidak sepenuhnya dipadamkan.
"Nah kemungkinan kadang-kadang yang melintas itu kalau pas tengah-tengah dingin juga kemudian bikin perapian mungkin lupa atau seperti apa dengan cuaca seperti ini itu menjadi pemicu kebakaran seperti itu yang yang kita duga sampai saat ini," kata Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Sabtu (8/8).
2. Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat
Karhutla juga terjadi di Kabupaten Ketapang. Kebakaran di wilayah tersebut bahkan menyebabkan seorang warga bernama Taufik Hidayat (26) meninggal dunia.
Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan korban diduga kehilangan kesadaran akibat kekurangan oksigen ketika melewati kawasan yang dipenuhi asap. Korban kemudian terbakar setelah api berada di kedua sisi jalan.
"Kemungkinan karena kekurangan oksigen korban pingsan, kemudian di sisi kanan dan kiri jalan terdapat api sehingga korban meninggal dalam keadaan terbakar," kata Yunifar, Rabu (5/8).
Seorang warga lanjut usia juga dilaporkan mengalami luka bakar dan telah mendapat perawatan di Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang.
BMKG menyebut asap karhutla di Kalimantan Barat berpotensi terbawa hingga Malaysia. Penanganan kebakaran dilakukan bersama oleh BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya.
3. Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat
Kebakaran lahan juga terjadi di kawasan Alun-alun Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, pada Kamis (6/8).
"Informasi kebakaran terjadi pukul 15.00 WIB. Yang terbakar lahan di kawasan barat Alun-alun Suryakancana, mendekati Gunung Gumuruh," ujar Gede Pangrango Operation Dudan Darmawan, Kamis (6/8).
4. Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung
Karhutla di Kabupaten Bangka Tengah telah membakar sekitar 118 hektare lahan hingga Sabtu (8/8). Angka tersebut merupakan akumulasi kebakaran lahan yang ditangani sepanjang 2026.
Khusus periode Juli hingga 8 Agustus 2026, BPBD mencatat sedikitnya 51 kejadian kebakaran lahan. Salah satu kawasan yang dinilai rawan berada di sepanjang ruas jalan utama Koba-Kurau dengan 11 kejadian.
Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah Yudi Shabara meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
"Maraknya insiden dalam dua bulan terakhir menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Bangka Tengah masih berada dalam kondisi rawan kebakaran, sehingga masyarakat dituntut meningkatkan kewaspadaan ekstra," tegas Yudi, Sabtu (8/8).
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Daftar Daerah yang Baru Dilanda Karhutla
Panas Ekstrem! Warga Pemalang Lebih Memilih Beraktivitas pada Malam Hari: Sampai Tembus ke dalam Sepatu
Pencegahan Karhutla, Bhabinkamtibmas Polres Labuhanbatu Patroli Terpadu
Cuaca Panas di Februari 2024, Ini Penjelasan BMKG
Anggota DPD Dedi Iskandar Sebut El Nino Jadi Kambing Hitam Penyebab Harga Beras Mahal
Cek Rekening! Bansos BLT Pangan Cair Februari 2024, Simak Syarat dan Ketentuan Penerima di Sini
Komentar