Manajemen Tak Segan Bubarkan Arema FC, Jika?
Istimewa
Arema FC
Tatang mengatakan, manajemen Arema FC sudah menempuh segala upaya pascaTragedi Kanjuruhan. Mulai membuka crisis center untuk membantu penanganan korban. Lalu menghadapi proses dan gugatan hukum serta menjaga eksistensi klub agar tetap menjalani kompetisi Liga 1. Selain itu Arema FC juga tak bisa lolos dari jerat sanksi dan denda diberikan oleh federasi sepakbola Tanah Air.
"Kami sangat memahami suasana duka yang berkepanjangan. Kami akan terus berusaha dan berupaya agar situasi ini kembali normal," ujarnya.
Tatang mengaku bahwa yang dialami Arema FC atas insiden kemarin tidak sebanding dengan rasa duka yang dialami Aremania saat peristiwa Kanjuruhan.
"Tentu kami merespons atas insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan Aremania melakukan unjuk rasa di depan kantor Arema FC. Sayang, aksi tersebut berujung ricuh.
Kericuhan terjadi sesaat massa dan penjaga kantor Arema FC terlibat gesekan. Batu hingga cat dilemparkan massa ke arah kantor Arema FC.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Minimnya Penerangan Jalan Pemalang - Moga Jadi Perhatian Anggota DPR -RI Rizal Bawazier
Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan
Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba
Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan
Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan
Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
Komentar