Pokdakan Maju Jaya Desa Sanggapati Tapsel Dapat Bantuan Benih dan Pakan Ikan
H Gus Irawan di kesempatannya mengatakan, bahwa Gerakan Seribu Kolam dilatarbelakangi kondisi produksi ikan di Tapsel yang belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2024, konsumsi ikan di Tapsel mencapai sekitar 15.000 ton per tahun, sementara produksi lokal baru sekitar 7.500 ton.
Baca Juga:
"Intinya adalah swasembada ikan. Seiring data tahun 2024, konsumsi ikan di Tapsel 15 ribu ton per tahun, tetapi produksinya hanya sekitar 7.500 ton. Tentu setengahnya masih harus didatangkan dari luar daerah," ucapnya.
Bupati H Gus Irawan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pokdakan Maju Jaya, untuk meningkatkan produksi ikan. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, hasil budidaya ikan juga diharapkan dapat dipasok ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kiranya program perikanan terintegrasi dengan sektor pertanian dan peternakan. Dimana, pengembangan produksi ikan, ayam, telur, dan komoditas pertanian merupakan bagian dari strategi Pemda untuk meningkatkan Ketapang, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Pasar hasil produksi harus kita siapkan. Kita akan mendorong agar hasil ikan dari Pokdakan dapat masuk ke dapur MBG," tuturnya.
Sementara Kadis Perikanan Tapsel, Syaiful AP Nasution dalam laporannya menyampaikan, bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut dari program pencetakan kolam ikan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025.
"Di tahun 2025 melalui program Bapak Bupati dan Dinas Perikanan, telah dicetak sebanyak 15 kolam di Desa Sanggapati. Tindak lanjut dari pencetakan kolam tersebut, hari ini kita memberikan bantuan benih ikan dan pakan," sebutnya.
Dimana, bantuan yang diserahkan berupa 6.000 ekor benih ikan mas, 9.000 ekor benih ikan nila berukuran sekitar 8 - 9 sentimeter, serta 90 sak pakan ikan dengan total sekitar 2,7 ton. Dan,
sedang menjajaki kerja sama antara kelompok pembudidaya ikan dengan dapur MBG, hingga hasil produksi ikan warga memiliki kepastian pasar.
"Pada 19 Juli 2026, sekitar 275 kilogram ikan lele dari binaan Dinas Perikanan telah masuk ke dapur MBG Sitinjak. Ke depan, kita akan mencoba membuat kerja sama atau MoU antara Pokdakan dengan dapur MBG yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan," ungkapnya.
Selain itu, Dinas Perikanan Tapsel juga berencana mengusulkan program pengembangan berkelanjutan melalui CSR Danantara. Program tersebut diharapkan dapat membina kelompok dan desa selama tiga tahun hingga mampu mandiri.
Ketua Pokdakan Maju Jaya Desa Sanggapati, Faisal Erwin Sinaga, berterima kasih ke Bupati Tapsel atas bantuan dan program Gerakan Seribu Kolam yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Bantuan ini tidak akan kami sia-siakan dan akan kami kembangkan," ungkapnya.
Giat ini turut dihadiri Camat Angkola Timur, M Yunan beserta jajaran, Kades Sanggapati, Sulaiman Sinaga, para Kadus, Ketua dan anggota Pokdakan Maju Jaya, serta warga Desa Sanggapati.
Pokdakan Dolok Marombun Tapsel Terima Bantuan Benih dan Pakan Ikan
Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Benih dan Pakan Ikan di Pargarutan Dolok
Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Alsintan ke Sejumlah Poktan
Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Bibit Ikan Lele
AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan