Personel Bhabinkamtibmas Polres Sumba Timur Problem Solving Pengeroyokan di Wangga
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, SH SIK MH, menjelaskan, bahwa Problem Solving melalui mediasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan serta mencegah terjadinya konflik lanjutan di tengah masyarakat.

Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Ferdinand Windi mempertemukan pihak-pihak yang terlibat untuk mendengarkan secara langsung permasalahan yang terjadi, serta memberikan pemahaman pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebelumnya, telah terjadi persoalan pengeroyokan pada Minggu, 23 Agustus 2026 kemarin, di Panda RT 21, Kelurahan Wangga yang melibatkan para pihak, baik korban dan para pelaku.
"Melalui proses mediasi yang dilakukan secara humanis dan kekeluargaan, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan dan mencari solusi terbaik atas persoalan yang terjadi," ungkap Kapolres.
Lanjutan Kunker ke Mako Polsek, Kapolres Sumba Timur Ajak Warga Cegah Karhutla dan Bersinergi Jaga Kamtibmas
Polres Sumba Timur Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Polres Sumba Timur Gelar Do'a Lintas Agama Pasca Gempa NTT
Polres Sumba Timur Gelar Patroli Presisi Secara Rutin di Akhir Pekan
Polisi di Sumba Timur Ajak Anak-anak Belajar Siaga Gempa Lewat Permainan