Warga Curhat ke DPRD Soal Harga Pangan Lokal yang Murah dan Ketiadaan Pasar
Hal itu diungkapkan oleh Ansel ketika menghadiri Diskusi Publik Terkait Ranperda Pengembangan Pangan Lokal yang diselenggarakan oleh Bapemperda Manggarai Barat. Kamis, [20/3] siang.
Dalam kesempatan yang sama, Ansel juga meminta DPRD dan Pemerintah untuk mengatur regulasi soal harga serta menyediakan pasar bagi para petani semangka.
Baca Juga:
Selain Ansel, hal serupa juga disampaikan oleh Alfian, Owner dari produk Sambal Kapten.
Alfian mengeluh soal ketiadaan pasar. "Kalau ada tempat atau tanah pemerintah yang kosong, bisa dipake oleh pelaku UMKM. Sehingga kami bisa jual produk produk kami di situ," ungkap Alfian.
Alfian juga meminta agar pemerintah mengadakan pasar bazar setiap akhir pekan. "Adakan basar setiap week end untuk produk produk lokal," pintanya.
Alfian mencontohkan pasar bazar di Maumer kabupaten Sikka. "Dulu, saya pernah ke Maumere, saya melihat ada pasar bazar di situ, di situ dijual produk produk lokal. Saya pikir, kalau di Labuan Bajo buat begini, sangat membantu para pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk produknya," pungkas Alfian.
Sementara itu, Irma, Owner dari produk Sambal Ikan Cara mengeluhkan banyaknya produk produk UMKM dari luar Labuan Bajo yang dipasarkan di Labuan Bajo.
Wapres RI Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batang Toru
Jadi Ruang Komunikasi, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu memasuki Pekan ke-22
Kapolres Labuhanbatu Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tingkat Kabupaten
Perkuat Tekad, Austin Tumengkol Sowan ke PWI Pusat, Ini Pesan Cak Munir
Puluhan Massa AMB Unjuk Rasa di Kantor DPRD Padangsidimpuan