Maulid Akbar di Masjid Agung Langsa, Jeffry Ajak Warga Perkuat Akhlak dan Persaudaraan

Rahman - Rabu, 26 Agustus 2026 17:43 WIB
Maulid Akbar di Masjid Agung Langsa, Jeffry Ajak Warga Perkuat Akhlak dan Persaudaraan
Rahman
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kota Langsa, Selasa (25/8).
bulat.co.id - Langsa | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kota Langsa menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk kembali mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


Baca Juga:
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., saat menghadiri Maulid Akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kota Langsa di Masjid Agung Kota Langsa, Selasa malam (25/8/2026).


Kegiatan yang dihadiri ulama, Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Langsa serta masyarakat itu diwarnai lantunan salawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.


Dalam sambutannya, Jeffry menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengenang, memahami, mencintai dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.


"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum untuk mengenang, memahami, mencintai dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW," ujar Jeffry.


Ia menyebut Rasulullah SAW telah memberikan contoh dalam membangun kehidupan yang dilandasi kasih sayang, keimanan, keadilan, persaudaraan serta kepedulian terhadap sesama.


Jeffry juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui peningkatan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan tersebut harus diimbangi dengan pembentukan masyarakat yang beriman, berilmu, berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.


"Kita ingin menjadi Kota Langsa yang maju, sejahtera dan makmur, juga diiringi dengan nilai-nilai agama dan budaya," katanya.


Ia turut mengajak masyarakat mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, khususnya dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, akhlak, persaudaraan dan kepedulian sosial.


Selain itu, Jeffry meminta seluruh masyarakat ikut menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian serta kerukunan di Kota Langsa. Ia menilai terciptanya kondisi kota yang aman dan harmonis merupakan tanggung jawab bersama.


"Karena kitalah masyarakat Langsa yang menjaga kota ini untuk tetap tertib, aman dan semuanya memiliki rasa persaudaraan yang tinggi," ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Jeffry turut menyampaikan perkembangan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap III untuk masyarakat yang terdampak bencana.


Ia menyebut telah menandatangani SK Jadup tahap III yang mencakup 23.869 kepala keluarga. Selanjutnya, data tersebut akan diproses untuk diteruskan kepada Kementerian Sosial.


Masyarakat juga diminta memeriksa kembali data penerima melalui tautan yang akan dibagikan. Apabila terdapat nama yang belum tercantum, warga diminta melapor kepada perangkat gampong agar dapat dilakukan pengecekan dan perbaikan data.


"Mudah-mudahan permohonan kita segera disetujui dan seluruh warga Kota Langsa yang telah terkena banjir semuanya mendapat Jadup," harapnya.


Maulid Akbar tersebut menghadirkan Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. dari Sumatera Utara sebagai penceramah dengan tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Berakhlak Mulia."


Dalam tausiah, Prof. Syukri mengajak masyarakat menjadikan perjalanan hidup Rasulullah SAW sebagai contoh dalam menghadapi berbagai persoalan.


Ia menjelaskan, kehidupan Rasulullah SAW juga dipenuhi berbagai ujian. Sejak lahir sebagai seorang yatim, Rasulullah SAW telah menghadapi berbagai kesulitan. Ketika menjalankan dakwah, beliau menghadapi fitnah, tekanan, kehilangan orang-orang terdekat serta berbagai tantangan lainnya.


Meski demikian, berbagai ujian tersebut tidak membuat Rasulullah SAW berhenti menjalankan amanah Allah SWT. Kesabaran, keikhlasan, ikhtiar dan keteguhan hati menjadi bagian dari keteladanan beliau.


Prof. Syukri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah merasa iri, membandingkan kehidupan dengan orang lain maupun berburuk sangka terhadap ketentuan Allah SWT.


"Jangan ukur takdir Allah sebatas kemampuan otak kita. Kita harus tetap berikhtiar dan tidak berprasangka buruk kepada takdir Allah," pesannya.


Menurutnya, manusia tetap berkewajiban berusaha, sedangkan hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT. Sikap tersebut menjadi salah satu nilai penting yang dapat diteladani dari kehidupan Rasulullah SAW.


Selain ketabahan dan keikhlasan, masyarakat juga didorong untuk memperkuat kasih sayang, kepedulian serta persaudaraan. Nilai-nilai itu dinilai menjadi fondasi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan sebanyak 2.000 Al-Qur'an kepada masjid yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Langsa.


Bantuan tersebut secara simbolis diberikan kepada perwakilan Gampong Sukajadi Kebun Ireng, Gampong Baru, Gampong Lengkong dan Karang Anyar.


Maulid Akbar turut dihadiri Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T., Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB, Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd., jajaran Pemko Langsa, Forkopimda, Ketua MPU, MAA, MPD, Baitul Mal, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kota Langsa.


Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Pemerintah Kota Langsa berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak sebatas diwujudkan melalui kegiatan peringatan, tetapi juga diterapkan melalui akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru