Inflasi Amerika Serikat Melonjak, Pasar Keuangan di Ambang Ketidakpastian
Redaksi - Senin, 29 Juli 2024 13:05 WIB
Ilustrasi
bulat.co.id -MEDAN I Angka inflasi konsumen di Amerika Serikat melebihi ekspektasi pasar, memicu kekhawatiran baru akan kenaikan suku bunga.
Baca Juga:
Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi inti AS pada bulan Juni mencapai 2,6%, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
Hal ini membuat investor semakin ragu terhadap prospek penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Dolar Amerika Serikat(AS) pun menguat akibat data inflasi yang mengejutkan ini, menekan mata uang lainnya termasuk rupiah.
Rupiah dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, namun berhasil sedikit menguat.
Meskipun demikian, tekanan terhadap rupiah diperkirakan akan berlanjut seiring dengan ketidakpastian pasar.
Halaman :
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Sempat Dihentikan BGN, 14 Dapur MBG di Sergai Kini Kembali Beroperasi
Hasil RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar
BRI BO Kisaran Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan 2026
Ramadhan Penuh Berkah, Prima Group Berbagi dengan 30 Panti Asuhan di Medan
BRI BO Kisaran Jalin Silaturahmi dengan Kejari Batu Bara
Tebar Kepedulian di Ramadan, Polsek Perbaungan Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama
Komentar