KDRT dan Perbedaan Penanganan, Sherly Laporkan Ketidakadilan ke Polda Sumut
Khilda juga menyampaikan beberapa keberatan lain, seperti:
Sherly, selaku terlapor di laporan Roland, tidak pernah dipanggil untuk pemeriksaan.
Baca Juga:
- Pengacara Muda berikan Apresiasi kepada Polda Sumut: Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
- AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan
- Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut
Bukti CCTV yang diajukan Roland tidak pernah diperlihatkan kepada Sherly, termasuk dalam gelar perkara.
Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru diberikan kepada Sherly melebihi batas waktu yang ditentukan.
Hal-hal ini mendorong Sherly untuk membuat pengaduan masyarakat (dumas) ke Polda Sumut, meminta agar kedua laporan KDRT tersebut disatukan dan ditangani di Poldasu.
Melalui kuasa hukumnya, Sherly berharap agar laporannya di Polrestabes Medan ditarik ke Poldasu dan proses pemeriksaannya dipercepat.
Di sisi lain, Sherly juga ingin laporannya di Renakta Krimum Poldasu segera ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
Gelar perkara dipimpin oleh AKBP Mangara Hutagalung dan dihadiri oleh Prof Alfi sebagai ahli pidana, Bidkum Propam Poldasu, terlapor Roland dengan penasehat hukumnya, dan Sherly dengan penasehat hukumnya.
Kasus ini masih dalam proses dan belum ada kesimpulan akhir. Masing-masing pihak masih bersikukuh dengan versinya dan berharap keadilan ditegakkan.
Pengacara Muda berikan Apresiasi kepada Polda Sumut: Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan
Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut
20 Pemain Dipilih, Tim Sepak Bola Polres Labuhanbatu Siap Bertanding di POR Rohani Polda Sumut
Libatkan Oknum Purnawirawan Pecatan, Timsus Irwasda Poldasu Ungkap Kasus Penipuan Calo CASIS