Memastikan Penyalurannya Sesuai Aturan, Tim KP3 Lakukan Monitoring dan Pengawasan Kios Pupuk

Aplikasi I Pubers ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pendistribusian pupuk subsidi sehingga penyalurannya ke petani dapat tepat sasaran.
Baca Juga:
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai Dedy Iskandar melalui Kabid Sarana dan Prasaran Fathurozy menyampaikan bahwa tujuan dari monitoring ini adalah untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam penyaluran pupuk subsidi dan pestisida.
"Kami ingin memastikan bahwa pupuk subsidi benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan. Dengan aplikasi I Puber, pengawasan menjadi lebih mudah dan transparan," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, kegiatan pengawasan ini juga merupakan langkah penting dalam mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai.
Pemerintah daerah berharap melalui pengawasan yang ketat, pupuk subsidi dapat tersedia secara merata dan digunakan dengan bijak oleh para petani.
"Tim KP3 berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan rutin guna memastikan penyaluran pupuk dan pestisida sesuai dengan ketentuan.
Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan hasil pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai semakin optimal,"pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengapresiasi kerja sama semua pihak yang terlibat dalam pengawasan ini, termasuk dinas terkait, aparat penegak hukum, dan media massa.
Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut demi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai.
Gelar KRYD, Polres Serdang Bedagai Pastikan Kondusifitas Tetap Terjaga
Sempat Dihentikan BGN, 14 Dapur MBG di Sergai Kini Kembali Beroperasi
Khairul Siregar Resmi Pimpin MKKSS Serdang Bedagai Periode 2026–2029
Coffee & Resto Tiga Tujuh Resmi Dibuka di Serdang Bedagai
Didukung Anggota DPRD Sumut Budi SE, Lions Club Gelar Donor Darah di Kabupaten Serdang Bedagai
DPD PSI Kab Serdang Bedagai Siap Sukseskan Kongres Pertama PSI di Solo, Jateng
Kemlu RI Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Gelombang Panas Ekstrem di Eropa
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,5 Miliar
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Gairahkan E-Sports di Sergai, 13 Tim Bertanding di Kapolres Cup 2026 Road To Kapolri Cup
PDIP Tersinggung dengan Ritual Injak Kepala Kerbau yang Dilakukan Jokowi
Di Tengah Pelemahan Rupiah, Pemerintah Tegaskan Ekonomi Nasional Tetap Aman