Perang Brutal Selama Setahun Telah Mengubah Gaza Menjadi Lautan Reruntuhan dan Kuburan
Redaksi - Selasa, 08 Oktober 2024 20:00 WIB
Bahkan lebih dari 220 anggota tim UNRWA terbunuh, jumlah kematian tertinggi dalam sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca Juga:
Konflik ini menyebabkan anak-anak merupakan kelompok yang pertama dan paling terdampak.
Mereka mengalami trauma yang tidak mudah diatasi, selain pengalaman menyaksikan pembunuhan dan luka-luka, banyak di antara mereka yang mengalami bekas luka batin yang akan berdampak pada kehidupannya di masa depan.
Lebih dari 650.000 anak terpaksa harus kehilangan setahun masa belajar mereka, karena tidak dapat bersekolah yang semestinya. Mereka harus memilah-milah reruntuhan dengan rasa takut dan putus asa, hanya untuk bertahan hidup.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
104 Negara Anggota PBB Beri Dukungan Penuh pada Guterres dan Kutuk Tindakan Israel
Krisis Kemanusiaan Gaza Membuat PBB Meminta Perdamaian
PM Palestina Sebut Israel Negara Durhaka di Depan DK PBB: Mereka Harus Bertanggungjawab atas Kejahatan yang Dilakukan di Gaza
Pemkab Pemalang Menghapus Denda PBB untuk Meringankan Warga
Geger Warga Panjunan Gelar Unjuk Rasa Terkait Dugaan Penggelepan Dana PBB
DPC PBB Pamekasan Terima Kunjungan Gus Acing
Komentar
Berita Terbaru
Wabup Tapsel Buka Poss Cup III Legend U-35, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
Bupati Tapsel Lantik 38 Kasek SD dan SMP, Tekankan Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Tapsel
Peringati HUT ke-48, Ketua PD KB FKPPI Sumut Tekankan Nasionalisme, Soliditas dan Kekeluargaan
Wapres RI Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batang Toru
Jadi Ruang Komunikasi, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu memasuki Pekan ke-22
Kapolres Labuhanbatu Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tingkat Kabupaten
Perkuat Tekad, Austin Tumengkol Sowan ke PWI Pusat, Ini Pesan Cak Munir