Sekda Madina Pimpin Upacara Hardiknas di Masjid Agung Nur Ala Nur
Dalam amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim yang dibacakan Alamulhaq menyampaikan bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar.
"Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran," kata Alamulhaq.
Baca Juga:
Alamulhaq mengatakan pada awal perjalanan membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.
Kemudian, ketika langkah kita mulai serempak, kata Alamulhaq, dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastis.
Pada saat yang sama, lanjut Alamulhaq, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong dan berjuang bersama untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat.
"Kini, kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak. Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar," kata Alamulhaq.
Alamulhaq mengatakan lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh.
"Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar," katanya.
APJII SUMUT Desak Komdigi Balas Surat dari Polres Madina
Waspada Modus Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Online
Bupati Tapsel Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas Ke-118 Tahun 2026
Lamban, PT. Azkyal Network Surati Polres Madina Terkait Dumasnya
Kejari Madina Musnahkan Barang Bukti 35 Perkara, 23 Diantaranya Perkara Narkotika