Satu Keluarga Tewas di Apartemen Penjaringan, Lokasi Dipasang "Police Line"
Apartemen Teluk Intan memiliki dua bangunan. Tower Topaz sendiri memiliki total 18 lantai. Namun, lantai teratas disebut sebagai lantai nomor 22. Sebab menurut keterangan penghuni, ada lantai dengan nomor 4, 5, 12, dan 17, yang dihilangkan penyebutannya.
Keempat orang yang tewas itu diduga loncat dari lantai nomor 22 atau lantai teratas di gedung tersebut.
Baca Juga:
Pantauan di lokasi kejadian, di depan Tower Topaz sudah terpasang garis polisi di sekitar parkiran mobil. Ada delapan mobil yang terparkir di tempat kejadian tersebut. Lokasi jatuh keempat orang tersebut sudah ditutupi plastik hitam.
Tempat kejadian perkara tersebut berada di sebelah pintu utama dari Tower Topaz yang menjadi tempat masuk atau keluar dari kendaraan di apartemen tersebut.
Menurut kesaksian dari petugas keamanan Apartemen, Dedy Fauzi, kejadian tersebut terjadi pada sore hari. Pada saat kejadian, dia sempat mendengar benturan keras. Saat menoleh ada empat orang tewas tergeletak dengan posisi telentang.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arief Setyawan menyebut empat orang tewas tersebut tewas akibat lompat dari lantai 22 apartemen tersebut.
"Empat mayat tersebut meninggal dunia akibat bunuh diri lompat dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan," kata Gidion dalam keterangannya, Sabtu (9/3/24).
"Iya (satu keluarga)," sambungnya saat dikonfirmasi.
Keempat korban itu berinisial EA (50), AIL, JWA (13), dan JL (15). Polisi belum mengetahui pasti alasan keempat orang itu nekat bunuh diri. Polisi masih menyelidikinya.
Usai kejadian, para korban langsung dievakuasi ke RSCM untuk dilakukan visum.
FKPPI Sumut Siap Dukung Program Kerja Panglima Kodam I/BB
81 Tahun Merdeka, GMNI Sumut Gugat Arah Kekuasaan Prabowo: Negara Kuat, Rakyat Berdaulat!
PDDI DKI Jakarta Dukung Bakti Sosial IARMI di Universitas Pancasila
Kronologi Mahasiswa KKN Unsam Tenggelam di Pante Bahagia, Sempat Dilarang Berenang
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani