Empat Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Delapan Korban Masih Dirawat

Redaksi - Sabtu, 18 Juli 2026 10:36 WIB
Empat Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Delapan Korban Masih Dirawat
Istimewa
Foto: kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang (17/7).
bulat.co.id - DELISERDANG | Korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, bertambah menjadi empat orang. Selain itu, delapan orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Advertisement

Baca Juga:
Insiden tersebut terjadi di Kilometer 44-45 Jalan Jamin Ginting, tepatnya di depan Restoran Garuda Green Hill, Desa Suka Makmur, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan dipicu oleh sebuah truk pengangkut galon air mineral yang melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan. Kendaraan itu diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju truk.


Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menjelaskan, truk yang mengalami rem blong tersebut kemudian menabrak sedikitnya delapan kendaraan yang berada di depannya hingga menyebabkan tabrakan beruntun.


Data terbaru kepolisian mencatat empat korban meninggal dunia, yakni Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir. Tiga di antaranya diketahui merupakan warga Kota Sidikalang.


Sementara itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka, yaitu Siti Mawan (51) dan Pebrianto Siburian (31) yang merupakan warga Kota Sidikalang, Rafika Lince (41) serta Harta Ulina (50) dari Desa Sugihen, Berastagi, kemudian Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23) yang berasal dari Kabupaten Dairi.


Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, kepolisian belum mengungkapkan rincian kondisi kesehatan masing-masing korban.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menerangkan, kecelakaan bermula saat truk berwarna oranye bermuatan air mineral melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Saat tiba di lokasi kejadian, sistem pengereman diduga tidak berfungsi sehingga truk pertama kali menghantam sebuah truk pengangkut brondolan kelapa sawit yang berada di depannya.


Benturan tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain, baik yang melaju searah maupun dari arah berlawanan.


Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mendalami penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru