Rehab gedung SD Negeri No.102018 Sei Rampah Dipertanyakan, Diduga Di Mark Up Kontraktor dan Luput dari PPK
Pasalnya, dengan anggaran Rp 500 juta lebih namun hanya tiga gedung rehab dan satu ruangan hanya ganti atap seng. Diduga anggaran di mark up kontraktor dan luput dari pengawasan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Pantauan awak media Jumat (4/7), Pelaksana pembangunan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai sesuai tercantum papan informasi bahwa Kegiatan, Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang SD Negeri No. 102018 Sei Rampah.
Baca Juga:
Berlokasi di Sei Rampah dengan nilai kontrak Rp. 536, 400,000.00 bersumber dari dana APBD dengan pelaksana CV. Bumi Radina.
Menurut salah seorang pekerja yang ditemui wartawan di lokasi pengerjaan mengatakan terdapat tiga ruang kelas yang sedang direhab, sementara satu ruangan lainnya hanya dilakukan penggantian atap/seng."ujarnya.
Terpisah, Kepala SD No.102018 Sei Rampah, Dewi sebelumnya dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya sekolah tidak tahu menahu soal anggaran apalagi kontraktor.
"Kami hanya penerima manfaat,"ujarnya.
Sementara itu pihak kontraktor belum bisa dikonfirmasi. Dan dalam waktu dekat media akan menyurati CV. Bumi Radina untuk keperluan konfirmasi pemberitaan lebih lanjut.
Untuk itu pihak Pemkab Sergai agar menegur pihak kontraktor dan PPK dalam proyek tersebut.
RSU Melati Perbaungan Tegaskan Tak Ada Penelantaran Pasien, Dokter Hadir Sesuai Prosedur
MUI Dolok Masihul dan Tokoh Agama Tegaskan Dukungan, Polri Harus Tetap di Bawah Presiden RI
Polsek Firdaus Respon Cepat Laporan Warga Lewat Call Center 110 Soal adanya Kebakaran
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun 2025-2026 Dilaunching di Sergai
Dukung Pemkab Sergai, RSU Melati Perbaungan Optimalkan Layanan UHC