Merinding..! Ini Pesan Remaja yang Tewas Gantung Diri di Asahan
Tinggalkan Dua Lembar Surat
Maralidang Harahap mengatakan,
didalam kamar korban ditemukan dua lembar surat berisikan tulisan "Mamah aku pigi
maaf aku jadi beban". "Maaf semua bagi siapapun yg nemu ini berarti aku mati,
Selamat semua. Maaf aku jadi beban, aku uda gagal dalam hidup. Aku milih mati
karena capek nangis tiap malam karena aku gagal dalam semua urusan. Selamat
Tinggal Jgn Nanges Yh. Mohon jaga mamah ayah. Aku uda gagal nyengin
mereka".
Baca Juga:
"Orangtua korban menerangkan bahwa
korban memiliki riwayat kesehatan mengidap sakit lambung," ujar Maralidang
Harahap.
Sambung Maralidang Harahap, dari
keterangan keluarga diperoleh kalau korban menyakini bahwa kejadian tersebut
murni gantung diri dan keluarga korban keberatan untuk dilakukan tindakan medis
berupa autopsi.
Baca Juga :Pencuri Mobil di Medan Ditembak Polisi Gegera Melawan saat Ditangkap
"Keluarga korban juga membuat surat
pernyataan tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban," jelas Maralidang
Harahap.
Maralidang Harahap menuturkan, jasad
korban malam itu juga langsung dikebumikan di pekuburan umum yang terletak di
Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan.
"Barang bukti yang diamankan yakni 2
lembar surat berisikan tulisan lebih baik mati dan permintaan maaf korban
kepada orang tua dan keluarga, 1 buah tas gendong berisikan pakaian korban dan
1 utas tali nilon," ungkapnya.
Optimalkan Layanan, BRI BO Kisaran Bahas Penguatan Sinergisitas dengan Kejari Batu Bara
BRI BO Kisaran Dorong Kolaborasi Strategis dengan Polres Asahan
Tingkatkan Kolaborasi Antarinstansi, BRI BO Kisaran Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke PA Kisaran
Polres Sergai Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan
BRI BO Kisaran dan BPS Asahan Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Data Statistik Ekonomi