Kronologi Mahasiswa KKN Unsam Tenggelam di Pante Bahagia, Sempat Dilarang Berenang
Rahman - Senin, 10 Agustus 2026 16:38 WIB
Istimewa
Polisi bersama warga evakuasi jenazah Ryan Alfiansyah (21), mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) yang meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan wisata Pante Bahagia, Desa Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Minggu (9/8/2026).
bulat.co.id- Langsa | Ryan Alfiansyah (21), mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra (Unsam), meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan wisata Pante Bahagia, Desa Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Minggu (9/8/2026).
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AKK) Unsam, Zulfan, S.H., M.Si., M.H., membenarkan korban bersama rekan-rekannya sedang berwisata. Namun, ia menegaskan kegiatan tersebut bukan bagian dari agenda resmi KKN.
"Mahasiswa KKN tanggal 12 Agustus sudah bisa kembali ke kampus. Hari ini libur persiapan bagi kelompok masing-masing, jadi korban dan kawan-kawan berangkat ke Pantai Ungu daerah Senedon, kalau tidak salah," kata Zulfan, Minggu (9/8/2026).
"Di tempat tersebut korban meninggal, bukan kegiatan KKN tapi kegiatan liburan kelompok mungkin," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun Polsek Paya Bakong, rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan makan siang sebelum mulai melakukan aktivitas di sungai sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H. melalui Kapolsek Paya Bakong IPDA Noprian Dwi Cahyo, S.H., mengatakan korban kemudian berada di sekitar sungai bersama teman-temannya.
"Sebelumnya korban bersama teman-temannya tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah makan siang, sekitar pukul 14.00 WIB mereka mulai melakukan aktivitas di sekitar sungai," ujar IPDA Noprian, Minggu (9/8).
Menurut keterangan saksi, sebagian rombongan kemudian berenang menggunakan ban sebagai pelampung. Korban sebelumnya berada di pinggir sungai dan disebut sempat dilarang ikut menuju bagian sungai yang memiliki arus lebih deras.
Beberapa saat kemudian, rombongan berenang menggunakan ban menuju bagian tengah sungai. Saat itu, korban tidak lagi terlihat oleh teman-temannya.
Rekan-rekan korban kemudian menghentikan aktivitas dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Setelah sekitar 20 menit, korban ditemukan berada di dalam sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
"Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Masyarakat kemudian menghubungi Polsek Paya Bakong dan pihak Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," kata IPDA Noprian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Kota Langsa. Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi arus dan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata sungai, khususnya di lokasi yang memiliki arus deras.
Baca Juga:Ryan merupakan mahasiswa KKN Kelompok 32 yang ditempatkan di Gampong Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Korban diketahui pergi berwisata bersama sejumlah rekan satu kelompok KKN pada hari libur sebelum kembali ke kampus.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AKK) Unsam, Zulfan, S.H., M.Si., M.H., membenarkan korban bersama rekan-rekannya sedang berwisata. Namun, ia menegaskan kegiatan tersebut bukan bagian dari agenda resmi KKN.
"Mahasiswa KKN tanggal 12 Agustus sudah bisa kembali ke kampus. Hari ini libur persiapan bagi kelompok masing-masing, jadi korban dan kawan-kawan berangkat ke Pantai Ungu daerah Senedon, kalau tidak salah," kata Zulfan, Minggu (9/8/2026).
"Di tempat tersebut korban meninggal, bukan kegiatan KKN tapi kegiatan liburan kelompok mungkin," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun Polsek Paya Bakong, rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan makan siang sebelum mulai melakukan aktivitas di sungai sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H. melalui Kapolsek Paya Bakong IPDA Noprian Dwi Cahyo, S.H., mengatakan korban kemudian berada di sekitar sungai bersama teman-temannya.
"Sebelumnya korban bersama teman-temannya tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah makan siang, sekitar pukul 14.00 WIB mereka mulai melakukan aktivitas di sekitar sungai," ujar IPDA Noprian, Minggu (9/8).
Menurut keterangan saksi, sebagian rombongan kemudian berenang menggunakan ban sebagai pelampung. Korban sebelumnya berada di pinggir sungai dan disebut sempat dilarang ikut menuju bagian sungai yang memiliki arus lebih deras.
Beberapa saat kemudian, rombongan berenang menggunakan ban menuju bagian tengah sungai. Saat itu, korban tidak lagi terlihat oleh teman-temannya.
Rekan-rekan korban kemudian menghentikan aktivitas dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Setelah sekitar 20 menit, korban ditemukan berada di dalam sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
"Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Masyarakat kemudian menghubungi Polsek Paya Bakong dan pihak Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," kata IPDA Noprian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Kota Langsa. Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi arus dan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata sungai, khususnya di lokasi yang memiliki arus deras.
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Unsam: Mahasiswa KKN Meninggal Saat Liburan Kelompok
Mahasiswa KKN UNSAM Meninggal Dunia, Diduga Tenggelam di Pante Bahagia
Penjaringan SEMA dan DEMA STAIN Madina Dinilai Tak Sesuai Prosedural
Respons Cepat Aspirasi Mahasiswa, Satres Narkoba Polres Sergai Gelar Razia THM Captain America
BEM UI Bawa Lima Aspirasi dalam Demonstrasi, Kritik Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Unsam Salurkan Semangat Berbagi Idul Adha Melalui Penyembelihan 27 Ekor Sapi Kurban
Komentar