Harga Minyak Dunia Naik Lagi
Hal ini mulai terlihat dari kontrak berjangka Brent yang mencapai level
tertinggi yakni 4,10 dolar AS per-barel. Sementara untuk kontrak berjangka WTI
AS, terdapat selisih jauh antara nilai kontrak bulan depan dan kontrak yang
dirancang untuk enam bulan ke depan. Per hari ini, jumlahnya mendeksti 4,47
dollar AS per-barel.
Baca Juga:
Baca Juga :Tiongkok Tambah Permintaan Impor Minyak Sawit dari Indonesia
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengungkapkan negaranya akan
memangkas ekspor minyak sebesar 300 ribu barel per hari hingga akhir tahun ini.
Pemangkasan produksi Arab Saudi dan Rusia pun disetujui diperpanjang oleh
sejumlah negara produksi migas yang tergabung dalam OPEC+.
Kendati demikian, dengan pertimbangan kondisi pasar, kedua negara disebut akan
meninjau keputusan memotong jumlah produksi minyak secara berkala.
"Keputusan untuk memperpanjang pemotongan produksi menunjukkan dedikasi
mereka terhadap stabilitas harga dalam lingkungan pasar yang menantang,"
kata Direktur Eksekutif Acme Investment Advisors Sugandha Sachdeva.
Tapi, Sachdeva menambahkan bahwa periode perawatan tahunan kilang di AS dari
September hingga Oktober bisa membatasi permintaan minyak mentah. Alhasil, hal
tersebut berpotensi menjadi faktor pembatas kenaikan harga minyak. (dhan/dtk)
BRI BO Kisaran dan YONIF 126/KC Perkuat Sinergisitas, Bangun Kerjasama Berkelanjutan
BRI BO Kisaran Perkuat Silaturahmi dan Sinergisitas Kelembagaan dengan Lapas Labuhan Ruku
Miliki Sabu Seorang Pria Diamankan Polsek Aek Natas di Pondok Kosong
Kejari Aceh Singkil Geledah Kantor Disdikbud, Sidik Dugaan Korupsi Dana BTT
UNPRI Sajikan Pengalaman Tak Terlupakan bagi Mahasiswa Baru di PKKMB 2026