Ribuan Butir Kelapa Obat dan Kelapa Muda Didatangkan Dari Purbalingga
Ribuan Butir Kelapa Obat dan Kelapa Muda Didatangkan Dari Purbalingga
Foto: bulat.co.id/Ragil Surono
Cahya (40) salah seorang pedagang Kelapa obat/kelapa muda, di Jalan Gatot Subroto, Pemalang Kota
bulat.co.id -Ribuan butir Kelapa Obat (wujung) dan kelapa Muda (Degan) didatangkan dengan menggunakan kendaraan truk. Ribuan buah Kelapa tersebut sengaja distok para pedagang untuk menghadapi bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi tiba.
Cahya (40) salah seorang pedagang Kelapa obat/kelapa muda, di Jalan Gatot Subroto, Pemalang Kota mengatatakan, ketika jika dirinya dari hari kemarin sudah nyetok kelapa yang ia datangkan dari kota tetangga yaitu Purbalingga.
"Ada sekitar 2000 an butir Kelapa yang di kirim, untuk kemudian di bagikan ke beberapa pedagang," kata Cahya saat ditemui tim bulat.co.id pada Selasa (21/3/2023).
"Kalau saya sendiri Alhamdulillah mangkal di sini dari mulai jam 09.00 pagi sampai 17.00 sore, untuk Kelapa muda habis sekitar 100 butir dan untuk kelapa obat atau Wulung 50 an butir," jelas cahya.
Baca juga: Wow, Sayudi Bisa Punya 500 Warung Makan, Ini Rahasianya
Dengan harga antara 10 ribu sampai 20 ribu tergantung jenis kelapanya, cahya sudah hampir setiap hari mangkal dagang Kelapa di jalan Gatot Subroto depan SMK Negeri 1 Pemalang. Kebanyakan para pelanggan dari warga pemalang, tetapi ada juga beberapa langganannya dari Pekalongan dan Tegal.
Salah satunya adalah Nindi (35) warga Suradadi Tegal, biasa membeli kelapa obat dalam beberapa hari sekali.
"Untuk menjaga kesehatan mas, kami sengaja beli kelapa obat disini," katanya.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
KPK Tetapkan Bupati Pemalang Tersangka
Bupati Pemalang Diperiksa KPK
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Di Tengah Pelemahan Rupiah, Pemerintah Tegaskan Ekonomi Nasional Tetap Aman
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
Komentar