Sederet Fakta Mengerikan Pelajar SMK Bunuh Satu Keluarga, Asmara Tak Direstui hingga Mayat Korban Disetubuhi
Pelaku JND saat diinterogasi polisi (foto kanan) dan rumah korban
Tak berakhir di situ. Setelah semua korban dipastikan meninggal dunia, menurut Kapolres PPU, tersangka melakukan perbuatan biadab, yakni menyetubuhi jasad SW (34) istri korban W (35) dan anak pertama korban yang masih berusia 15 tahun.
Baca Juga:"Berdasarkan pengakuan, tersangka ini menyetubuhi jasad si istri (SW) dan putri pertamanya. Setelah itu dia meninggalkan tempat," kata Kapolres PPU. Motif Pembunuhan Menurut informasi yang beredar, pelaku pembunuhan memiliki hubungan asmara dengan salah satu korban, yakni RJS. Namun, hubungan asmara keduanya kandas lantaran tidak direstui orang tua sang gadis. "Untuk mengungkap motif kasus pembunuhan itu, kami masih melakukan pendalaman informasi awal berkaitan dengan hubungan asmara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Penajam Paser Utara, Dian Kusnawan, mengutip Antara. Setelah melakukan pendalaman, polisi juga menemukan fakta lain. Kapolres PPU AKBP Supriyanto. mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal motif pembunuhan yakni karena sakit hati atau dendam. "Dari hasil pendalaman kami, motifnya adalah dendam pelaku terhadap korban yang berawal dari cekcok antar tetangga," kata Kapolres. Priyanto menjelaskan J terpicu dendam karena perselisihan antara korban dan tersangka berawal dari masalah sepele, soal ayam dan helm. Tersangka meminjam helm dari korban, namun tidak kunjung mengembalikannya meskipun sudah lewat tiga hari. Mabuk Lalu Niat Jahat Membunuh Puncaknya terjadi pada malam kejadian, di mana tersangka dalam keadaan mabuk dan pulang ke rumah. Dalam kondisi mabuk tersebut, muncul niat jahat untuk menghabisi nyawa para korban.
Tags
Berita Terkait
Terkait Pembunuhan Siswi, Alwi Tan: Pembunuhan Sadis Itu Direncanakan.
Ponakan Laporkan Bibi Kasus Pembunuhan Sang Adik: Diduga Demi Dapatkan Pencarian Asuransi
Pelaku Pembunuhan di Labuan Bajo Terancam Bui 15 Tahun
GT, Tersangka Pembunuhan di Labuan Bajo Menyerahkan Diri ke Polisi
Sekretaris Komisi A DPRD Sergai Dukung Kinerja Polisi Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Pelajar Terbungkus Karung
Gerak Cepat Tak Sampai 1x24 jam, Polres Sergai Tangkap Pelaku Pembunuhan
Komentar