Energi Anak Muda Labuhanbatu Harus Disalurkan Melalui Kegiatan dan Aktifitas Positif
Dr. Faisal Mahrawa sebagai narasumber berpendapat anak muda memiliki energi yang luar biasa, maka sangat disayangkan bila energi tersebut disalurkan pada tindakan-tindakan negatif yang dapat merusak generasi muda itu sendiri. Mereka harus meyalurkan energi berlebih itu pada kegiatan dan aktifitas yang positif.
"Kita mengenal hukum kekekalan energi. Bahwa energi tidak ada yang hilang. Ia harus dikonversikan menjadi energi baru. Alangkah baiknya jika energi anak muda yang berlebih itu disalurkan pada kegiatan-kegiatan yang positif", ujar Faisal.
Baca Juga:
Dalam kesempatan yang sama alumni FISIP USU yang juga founder Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia ini juga menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memberikan ruang bagi kreatifitas anak muda Labuhanbatu ini.
"Energi anak muda Labuhanbatu akan lebih baik jika disalurkan pada ruang yang tepat. Ruang Kreatif anak muda semacam Creative Space sangat relevan untuk tujuan ini. Pemkab sangat diharapkan untuk dapat memberikan creative space ini untuk anak muda Labuhanbatu", tambah Faisal.
Pada sosialisasi tersebut siswa SMK dan mahasiswa STITA Al Bukhari sebagai peserta terlihat serius mengikuti rangkaian kegiatan. Turut juga hadir Dr. Bukhori selaku ketua yayasan perguruan Dwina Al Bukhari Rantauprapat, dosen, guru dan staf lainnya.
Kapolres Labuhanbatu Cek Stok dan Tertibkan Antrean BBM di SPBU
Polres Labuhanbatu Amankan Empat Pelaku Bom Molotov Barbershop Rantauprapat
Gelar Aksi Kemanusiaan, Polres Labuhanbatu Bersihkan Puing Kebakaran 3 Unit Rumah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Labuhanbatu Gelar Gerakan Indonesia Asri
Ringkus Pengedar Narkotika, Polsek Kualuh Leidong Sita Barang Bukti 33,94 Gram Sabu