Bupati Madina Terkejut, Saat ini 70 Excavator di Lokasi PETI Kotanopan
Baca Juga:
"Saya shock dan terkejut. Berdasarkan laporan dari Camat Kotanopan tadi, saat ini ada sekitar 70 excavator di kawasan PETI Kotanopan itu," ungkapnya, Jumat (19/4/2024).
Menurut Sukhairi, PETI di Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat.
Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan dengan hukum.
"PETI di Kotanopan cukup terbuka. Ini menimbulkan dilema, dan menimbulkan asumsi ketidakmampuan pemerintah daerah. Semua masyarakat melihat, dan bisa melapor. Ke Kapolda, Wakapolda bahkan Kapolri. Pemerintah daerah terkesan melakukan pembiaran terhadap kegiatan ilegal ini," jelas Sukhairi.
Bahkan dirinya berharap hasil dari rapat yang dipimpin oleh Sekda Pemkab Madina, Alamulhaq Daulay ini nantinya menghasilkan keputusan yang tepat.
Sehingga baik Pemkab Madina maupun masyarakat di Kotanopan memiliki solusi yang terbaik.
APJII SUMUT Desak Komdigi Balas Surat dari Polres Madina
Waspada Modus Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Online
DPD WIB Tapsel Unjuk Rasa di Kantor Bupati Terkait Dana CSR yang Disorot KPK
Wabup Tapsel Launching ILP UPT Puskesmas Hutaraja dan Pustu Manompas
Diduga Ada Keterlibatan Oknum TNI, Aliansi Mahasiswa Pemuda Sumatera Utara Gelar Aksi di Depan Pom Dam I/BB