Bupati Madina Terkejut, Saat ini 70 Excavator di Lokasi PETI Kotanopan
Baca Juga:
"Saya shock dan terkejut. Berdasarkan laporan dari Camat Kotanopan tadi, saat ini ada sekitar 70 excavator di kawasan PETI Kotanopan itu," ungkapnya, Jumat (19/4/2024).
Menurut Sukhairi, PETI di Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat.
Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan dengan hukum.
"PETI di Kotanopan cukup terbuka. Ini menimbulkan dilema, dan menimbulkan asumsi ketidakmampuan pemerintah daerah. Semua masyarakat melihat, dan bisa melapor. Ke Kapolda, Wakapolda bahkan Kapolri. Pemerintah daerah terkesan melakukan pembiaran terhadap kegiatan ilegal ini," jelas Sukhairi.
Bahkan dirinya berharap hasil dari rapat yang dipimpin oleh Sekda Pemkab Madina, Alamulhaq Daulay ini nantinya menghasilkan keputusan yang tepat.
Sehingga baik Pemkab Madina maupun masyarakat di Kotanopan memiliki solusi yang terbaik.
Sinergi Terjalin, BRI Panyabungan Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80
Dua Aliansi Mahasiswa Madina Beraudiensi Desak Penutupan PT. Sorikmas Mining
Wabup Tapsel Pimpin Rakor Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan Semester I Tahun 2026
Profil Tiorita Surbakti, Plt Bupati Langkat Pengganti Syah Afandin yang Terjerat OTT KPK
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK