Komit Perkuat Transisi PAUD ke SD, Bunda PAUD Labuhanbatu Raih Penghargaan
"Kami sangat senang, kerja keras kami untuk memperkuat program Transisi PAUD ini telah diapresiasi dengan Piagam Penghargaan dari BPMP Provinsi Sumatera Utara. Tentu ini akan semakin memotivasi dan memperkuat semangat kami untuk mensukseskan program ini di Labuhanbatu", ungkap dr Maya.
Baca Juga:
- Kejari Labuhanbatu Beberkan Progres Pengungkapan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka
- Serius Berantas Narkotika, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Pil Ekstasi
- Melalui Buka Puasa Bersama Penghujung Ramadhan, Forwaka dan SMSI Labuhanbatu Raya Kirim Sinyal Kuat Persatuan Pers
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPMP Provinsi Sumatera Utara Drs Irwan Safii M.Pd menyampaikan bahwa Bunda PAUD Labuhanbatu ini memang sangat komit dan serius dalam mendukung Program Prioritas Kemendikbudristek utamanya Program Transisi PAUD ke SD. Oleh karenanya sebagai bentuk apresiasi kami, BPMP Provinsi Sumatera Utara memberikan Piagam Penghargaan ini.
Baca Juga :Program Merata Pemkot Medan Ditargetkan Selesai Tahun Depan
"Kami berharap apa yang sudah dilakukan oleh Bunda PAUD Labuhanbatu terus dapat diperkuat dan dilanjutkan, karena kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah di jenjang PAUD ini yang perlu ditingkatkan, seperti meningkatkan Angka Partisipasi Siswa (APS), perbaikan sarana dan prasarana, dan peningkatan kualitas mutu pembelajaran", terang Kepala BPMP Sumut.
Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan adalah gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik PAUD ke SD/MI/sederajat dengan cara yang menyenangkan dan dimulai sejak tahun ajaran baru. Peran Bunda PAUD di daerah sangat strategis dalam mengembangkan Gerakan Transisi ini.
Kejari Labuhanbatu Beberkan Progres Pengungkapan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka
Serius Berantas Narkotika, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Pil Ekstasi
Melalui Buka Puasa Bersama Penghujung Ramadhan, Forwaka dan SMSI Labuhanbatu Raya Kirim Sinyal Kuat Persatuan Pers
Viral di Media Sosial, Lapas Kelas II A Rantauprapat Diduga Kutip Tarif Hunian Kepada WBP
Tahun 1947 Labuhanbatu Pernah Cetak Uang Sendiri, Bupati Harus Tahu