Modus 'Ajak Ngopi', Pemuda di Depok Perkosa-Bunuh Mahasiswi
Redaksi - Senin, 22 Januari 2024 15:30 WIB
Istimewa
Argiyan lalu kabur dari rumah kontrakan tersebut. Dia lalu mengabarkan ibunya. Saat kabur, pelaku juga membawa barang korban seperti dompet hingga handphone (HP).
Baca Juga:Beberapa jam kemudian, Argiyan ditangkap di sebuah terminal bus di Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku dan korban baru 4 bulan berkenalan. Korban sudah sempat menjauhi hingga memblokir nomor HP pelaku. Namun pelaku mengganti nomor HP dan menghubungi korban. "Jadi 4 bulan awal kenal sempat lost contact, namun karena korban sempat memblokir nomor telepon pelaku. Namun pelaku mencoba ganti nomor dan menghubungi kembali dan berusaha mendekati korban sehingga bisa berhasil untuk janjian ketemu," katanya. Belakangan terungkap bahwa Argiyan juga dilaporkan atas kasus pemerkosaan anak di bawah umur dan pemerkosaan. Kasus tersebut dilaporkan dalam dua hari berturut-turut, yaitu 3 dan 4 Januari 2024. "Berdasarkan hasil pengembangan kita dapatkan 2 laporan polisi yang lain. Jadi selain kasus kemarin pembunuhan, didapati kasus laporan polisi di mana pelaku ini adalah diduga sebagai tersangkanya, yaitu terkait kasus pencabulan dan pemerkosaan," jelasnya.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Polsek Panai Tengah Amankan Seorang Wanita atas Dugaan Kepemilikan Sabu
Kelompok Tani Karya Mandiri Tampilan Tradisi dan Budaya Jawa, Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Bekuk Pengedar Narkotika, Polsek Panai Tengah Sita 500 Gram Ganja Kering
Diduga Kerap Dijadikan Lokasi Transaksi Narkoba, Polsek Panai Tengah Gerebek Rumah Warga
Muhammad Husairi Dilantik Sebagai Kabag TU Kejati Sumatera Barat
Bantu Ayah Jualan Sabu, 2 Wanita Kakak Beradik Ditangkap Polsek Panai Tengah
Komentar