Bupati Tapsel Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI dan Wapres RI Untuk Korban Bencana

Suhut Gultom - Jumat, 29 Mei 2026 19:30 WIB
Bupati Tapsel Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI dan Wapres RI Untuk Korban Bencana
Bupati H Gus Irawan saat menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden dan Wapres RI
bulat.co.id,TAPSEL - Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, saat Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H, bersama warga terdampak bencana, Rabu (27/5/2026)

Momentum Hari Raya Kurban tahun ini terasa istimewa. Selain menunaikan Sholat Id bersama masyarakat, yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana, Bupati menyerahkan secara simbolis, hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia (RI) dan Wakil Presiden (Wapres) RI ke warga terdampak bencana di wilayah Tapsel.

Advertisement

Sholat Idul Adha dipimpin sekaligus diisi khutbah oleh Ustadz Herman Harahap. Turut hadir Wabup Tapsel, H Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli TP PKK Ny. Zakia Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekdakab H Sofyan Adil Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Anggota DPRD Tapsel, Rocky Gultom, Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, serta Forkopimcam Batang Toru.

Baca Juga:

H Gus Irawan dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di Huntara Napa merupakan bentuk komitmen untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak bencana hingga benar-benar pulih.

"Hari ini kami kembali hadir bersama masyarakat di Huntara Napa dan Garoga. Pemkab Tapsel akan terus bersama warga yang terdampak bencana. Dengan kebersamaan, gotong royong, dan persatuan, saya yakin Tapsel akan bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat," sebutnya.

Bupati juga mengumumkan bahwa bantuan hewan kurban Presiden RI ditempatkan di kawasan Huntara Napa sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat terdampak bencana.

"Atas arahan Bapak Presiden, bantuan sapi kurban ditempatkan di daerah bencana. Sapi kurban Presiden ini merupakan yang terbesar di Tapsel tahun ini, dengan bobot mencapai 1.045 kilogram. Sapi tersebut berasal dari peternakan lokal binaan Dinas Pertanian Tapsel di Pargarutan," ujarnya.

Kemudian bantuan sapi kurban dari Wapres juga disalurkan ke wilayah terdampak bencana lainnya, yakni Desa Huta Godang Batangtoru.

Menurut Gus Irawan, penempatan bantuan kurban Presiden dan Wapres di kawasan terdampak bencana memiliki makna mendalam, yakni menghadirkan kepedulian dan semangat kebersamaan bagi masyarakat yang sedang bangkit dari masa sulit.

"Diprioritaskan daerah-daerah bencana untuk menerima bantuan kurban dari Presiden dan Wapres. Namun secara keseluruhan, hampir seluruh desa di Tapsel juga melaksanakan kurban. Jumlah hewan kurban tahun ini yang tersebar Tapsel diperkirakan mencapai lebih dari seribu ekor," ucapnya.

Dimana, semangat Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

"Idul Adha mengingatkan kita untuk ikhlas menjalankan perintah Allah SWT, menumbuhkan optimisme dalam menghadapi kehidupan, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Kurban adalah momentum berbagi dan mempererat rasa persaudaraan. Dengan kebersamaan, tidak ada persoalan yang tidak bisa kita hadapi.

Mari kita tinggalkan kesedihan masa lalu dan menatap masa depan dengan keyakinan. Jika kita bersatu, saling membantu, dan terus bekerjasama

Tapsel akan bangkit lebih cepat dan menjadi daerah yang lebih kuat dari sebelumnya," tuturnya.

Sementara itu, dalam khutbah Idul Adha, Ustadz Herman Harahap mengajak jamaah menjadikan musibah yang melanda Tapsel pada akhir tahun 2025 sebagai sarana introspeksi dan penguat keimanan. Dan, bencana yang terjadi bukan untuk saling menyalahkan, melainkan menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan seluruh kehidupan berada dalam kuasa Allah SWT.

"Musibah yang terjadi hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Sebagai orang beriman, kita harus mampu mengambil hikmah dari setiap ujian. Allah sedang mengajarkan kesabaran, keteguhan, pentingnya kebersamaan dalam menghadapi cobaan," ujarnya.

Sebagai mana diketahui, bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi inti peringatan Idul Adha, merupakan teladan agung tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan.

"Idul Adha mengajarkan bahwa keberhasilan hidup tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi seberapa besar keikhlasan kita dalam menjalankan perintah Allah dan berbagi ke sesama," pesannya.

Usai pelaksanaan Sholat Id, dilakukan penyerahan simbolis hewan kurban bantuan Presiden dan Wapres ke panitia dan warga Huntara Desa Napa dan Desa Huta Godang. Kehadiran bantuan tersebut menjadi simbol kuat bahwa masyarakat terdampak bencana tidak sendiri, melainkan mendapat perhatian dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dalam proses pemulihan dan kebangkitan Tapsel.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru