Bupati Tapsel Ajak Warga Angkola Barat Manfaatkan KUR Nol Persen Pada Tahun Pertama

Suhut Gultom - Jumat, 12 Juni 2026 13:25 WIB
Bupati Tapsel Ajak Warga Angkola Barat Manfaatkan KUR Nol Persen Pada Tahun Pertama
Bupati H Gus Irawan saat menyampaikan sambutannya pada pengajian BKMT di Desa Sigumuru
bulat.co.id, TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Kecamatan, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Desa Sigumuru, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (10/06/2026)

Giat yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Herman Harahap, dan dihadiri ratusan jamaah BKMT dari berbagai Desa di Kecamatan Angkola Barat.

Advertisement

Bupati H Gus Irawan dalam sambutannya, agar warga khususnya kaum ibu yang tergabung dalam BKMT, untuk menghindari praktik pinjaman berbunga tinggi, yang selama ini membebani ekonomi keluarga.

Baca Juga:

Dimana, banyak masyarakat yang terjebak dalam sistem pinjaman mingguan yang pada akhirnya sulit dilunasi karena terus dilakukan penambahan pinjaman baru.

"Pemda dan Pemprovsu serta Bank Sumut telah menyiapkan skema pembiayaan yang jauh lebih ringan dengan bunga rendah bahkan nol persen untuk usaha produktif," ujarnya.

Disebutkannya bahwa, Tapsel sebagai daerah terdampak bencana, memperoleh dukungan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen pada tahun pertama, tiga persen pada tahun kedua, dan enam persen pada tahun ketiga.

H Gus Irawan juga mengajak masyarakat memanfaatkan peluang usaha produktif, melalui sektor pertanian dan perikanan yang saat ini menjadi fokus pembangunan daerah. Selain Gerakan Seribu Kolam yang sedang berjalan, Pemkab Tapsel juga tengah mendorong Gerakan 1.000 Hektare Jagung sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi pascabencana.

Yang mana, budidaya jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan, karena telah tersedia kepastian pasar melalui kerja sama dengan perusahaan pakan ternak nasional.

Semisal keberhasilan petani di kawasan Aek Sirara Desa Sumuran Kecamatan Batang Toru yang mampu menghasilkan panen jagung hingga 5,5 ton per hektare meskipun berada di wilayah terdampak bencana.

"Hasil panen jagung saat ini sangat menjanjikan. Dengan dukungan pembiayaan KUR dan adanya kepastian pembeli hasil panen, masyarakat tidak perlu lagi khawatir soal modal maupun pemasaran," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung berbagai program pembangunan dan pemulihan ekonomi yang dijalankan Pemda.

"Kiranya pengajian ini tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan Tapanuli Selatan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," ucapnya.

Turut hadir pada giat ini, Mantan Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel periode 2010–2015 dan 2016–2021, Ny Syaufia Lina, Staf Ahli Bupati Ibnussalam, Ketua BKMT Kabupaten dan Kecamatan Angkola Barat, Kabag Kesra, Kabag Ekonomi, Camat Angkola Barat, Ketua MUI Angkola Barat, perwakilan PT Bank Sumut, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, serta Pejabat lainnya.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru