Tolak Pembangunan Underpass Jalan Juanda, Pekerja Kafe Gruduk Kantor Camat Medan Maimun
Redaksi - Selasa, 18 Juli 2023 16:45 WIB
Sejumlah Pekerja Cafe di Medan Unjukrasa
"Yang saya sakitkan sekarang kenapa? Pelebaran
jalan sebelah kiri kena, sebelah kanan enggak, ada hotel itu, bahwa pelebaran
jalan itu seharusnya kiri dan kanan sama, ini sebelah kanan enggak, ada hotel
ada ACE Hardware itu enggak kena, usaha kecil merasa dizolimi," ucapnya.
Menurutnya, solusi kemacetan di jalan Juanda itu
dapat dilakukan dengan penerapan satu arus. Penerapan satu arus dinilai
terbukti berhasil mengurai kemacetan di Medan.
"Ayok kiri dan kanan seimbang, tidak perlu
underpass, jalan satu arus seperti yang dilakukan oleh Wali Kota sekarang ini
cukup bagus, itu kita akui, tak perlu biaya sampai ratusan miliar (seperti
pembangunan underpass)," ungkapnya.
Baca Juga :337 Juta Data Dukcapil Diduga BocorSejumlah upaya sudah dilakukan mereka untuk menolak pembangunan underpass ini sampai menyurati presiden, namun belum berbuah hasil. Refman mengaku akan melakukan gugatan ke PTUN jika pembangunan underpass tetap dilakukan.
"Kalau tetap dilakukan pembangunan underpass, saya akan melakukan gugatan ke PTUN, saya sudah buat (upaya) sampai ke presiden sudah saya buat, tapi mudah-mudahan tidak ada tanggapan, ke DPR tingkat I, DPR tingkat II, presiden, Menko, tidak ada tanggapan, sampai ada panggilan ini," bebernya.
Sedangkan Lurah Sukaraja, Darmawansyah menyebutkan akan dilakukan pertemuan untuk membahas keluhan dari pekerja cafe tersebut. Nanti, tim teknis dan ahli pembangunan underpass akan menjelaskan persoalan itu.
Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
Sekolah Swasta Genpita Ceria Nusantara Lantik Kepala TK, Wakil Kepala SD, dan Kepala SMP
Warga Pergudangan Tolak Kenaikan IPL, Pengelola 'Lembar Bola' ke Pusat
Kejati Sumut Salurkan Bantuan kepada Awak Media dan Masyarakat Korban Terdampak Bencana
KIM Plus Sumut Soroti Dugaan Sarang Kejahatan di Rutan Kelas I Medan: Narkoba dan Scammer Terorganisir
Komentar