KPK Benarkan OTT Bupati Langkat di Sumut
Redaksi - Jumat, 03 Juli 2026 11:21 WIB
Istimewa
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
bulat.co.id - Medan | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan Bupati Langkat, H Syah Afandin, ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara. OTT di Sumut dilakukan Kamis (2/7/2026).
"Benar," kata Fitroh singkat saat dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan OTT tersebut.
Meski telah membenarkan adanya operasi tersebut, KPK belum membeberkan kronologi penindakan, jumlah pihak yang diamankan, maupun status hukum mereka. Seluruh pihak yang terjaring masih menjalani pemeriksaan intensif sebelum lembaga antirasuah itu menyampaikan konstruksi perkara secara resmi.
Dari informasi yang dihimpun, perkara yang sedang ditangani diduga berkaitan dengan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
Sebelum KPK memberikan konfirmasi, beredar kabar bahwa Syah Afandin diamankan ketika menghadiri agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Deliserdang pada Kamis (2/7/2026). Ia juga disebut sempat dibawa ke Mapolrestabes Medan sebelum proses pemeriksaan berlanjut.
Informasi lain yang berkembang menyebutkan operasi tersebut bermula dari penangkapan seorang pria berinisial SY, mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang diduga memiliki kedekatan dengan Syah Afandin. SY disebut diamankan saat diduga menagih fee proyek tahun anggaran 2025 dengan nilai yang dikabarkan melebihi Rp1 miliar di sebuah kafe di Kota Binjai.
"Infonya menagih utang fee proyek tahun 2025. SY ini diduga orang dekat Ondim. Jadi awalnya SY yang diringkus. Mungkin karena kasus ini, Ondim juga terseret," ujar beberapa sumber.
Hingga saat ini, KPK belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dugaan tindak pidana yang disangkakan maupun pihak-pihak lain yang ikut terjaring dalam OTT tersebut.
Baca Juga:Konfirmasi itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dimintai keterangan oleh wartawan, Jumat (3/7/2026).
- Sudirman Said Kembali Jalani Pemeriksaan di Kasus Korupsi Pengadaan Minyak Mentah Petral
- Pengacara Muda berikan Apresiasi kepada Polda Sumut: Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
- AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan
"Benar," kata Fitroh singkat saat dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan OTT tersebut.
Meski telah membenarkan adanya operasi tersebut, KPK belum membeberkan kronologi penindakan, jumlah pihak yang diamankan, maupun status hukum mereka. Seluruh pihak yang terjaring masih menjalani pemeriksaan intensif sebelum lembaga antirasuah itu menyampaikan konstruksi perkara secara resmi.
Dari informasi yang dihimpun, perkara yang sedang ditangani diduga berkaitan dengan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
Sebelum KPK memberikan konfirmasi, beredar kabar bahwa Syah Afandin diamankan ketika menghadiri agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Deliserdang pada Kamis (2/7/2026). Ia juga disebut sempat dibawa ke Mapolrestabes Medan sebelum proses pemeriksaan berlanjut.
Informasi lain yang berkembang menyebutkan operasi tersebut bermula dari penangkapan seorang pria berinisial SY, mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang diduga memiliki kedekatan dengan Syah Afandin. SY disebut diamankan saat diduga menagih fee proyek tahun anggaran 2025 dengan nilai yang dikabarkan melebihi Rp1 miliar di sebuah kafe di Kota Binjai.
"Infonya menagih utang fee proyek tahun 2025. SY ini diduga orang dekat Ondim. Jadi awalnya SY yang diringkus. Mungkin karena kasus ini, Ondim juga terseret," ujar beberapa sumber.
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Sudirman Said Kembali Jalani Pemeriksaan di Kasus Korupsi Pengadaan Minyak Mentah Petral
Pengacara Muda berikan Apresiasi kepada Polda Sumut: Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan
Kortas Tipidkor Limpahkan Kasus Febrie ke Kejagung
Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut
Polisi Sita Emas 74 Kilogram dan Valas Senilai Rp476 Miliar dari Rumah Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
Komentar