Israel Serang Gaza di Hari Natal, Puluhan Korban Tewas Termasuk Perempuan dan Anak-anak

Redaksi - Senin, 25 Desember 2023 11:30 WIB
Israel Serang Gaza di Hari Natal, Puluhan Korban Tewas Termasuk Perempuan dan Anak-anak
Ilustrasi

bulat.co.id -GAZA | Israel melakukan serangan mematikan di Jalur Gaza pada malam Natal, Minggu (24/12/23) yang menewaskan 78 orang. Serangan yang berlangsung beberapa jam menjelang tengah malam ini berlanjut hingga hari Natal pada Senin (25/12/23).

Advertisement

Penduduk lokal dan media Palestina mengatakan Israel meningkatkan serangan udara dan darat terhadap al-Bureij di Gaza tengah.

Otoritas kesehatan di Gaza mengatakan, setidaknya 70 orang tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan Maghazi di Gaza tengah. Banyak korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Tentara Israel mengatakan pihaknya sedang meninjau laporan insiden Maghazi dan berkomitmen untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil. Hamas membantah tuduhan Israel bahwa mereka beroperasi di daerah padat penduduk atau menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina meluncurkan rekaman video korban luka yang dibawa ke rumah sakit. Dikatakan, pesawat-pesawat tempur Israel mengebom jalan-jalan utama antara pusat Gaza, yang menghalangi lalu lintas ambulans.

Petugas medis mengatakan, serangan udara Israel juga terjadi di Khan Younis di Gaza selatan menewaskan delapan warga Palestina.

Para pendeta membatalkan perayaan di Betlehem, kota Tepi Barat Palestina yang diduduki Israel di mana menurut tradisi Yesus dilahirkan di sebuah kandang 2.000 tahun yang lalu.

"Malam ini, hati kita berada di Betlehem, di mana perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia, oleh bentrokan senjata yang bahkan hingga hari ini menghalanginya untuk menemukan ruang di dunia," kata Paus Fransiskus saat memimpin Natal. Misa Hawa di Basilika Santo Petrus di Roma.

Umat Kristen Palestina sebelumnya mengadakan perayaan Natal di Betlehem dengan menyanyikan pujian yang diterangi cahaya lilin dan doa untuk perdamaian di Gaza.

Tidak ada pohon Natal yang menjadi pusat perayaan di Betlehem. Patung-patung Natal di gereja-gereja ditempatkan di tengah puing-puing dan kawat berduri sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Gaza.

Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru