Selandia Baru Percaya Indonesia Bisa Bebaskan Pilot Susi Air
Redaksi - Jumat, 01 Maret 2024 14:30 WIB
Istimewa
"Tentunya bukan tidak ada hasil, yaitu kita dapat lihat perkembangan dari pada pilot sendiri yang dibawa oleh kelompok EK ini kan tetap termonitor oleh aparat keamanan, baik dia berada di posisi mana, maupun perpindahannya, termasuk kondisi daripada pilot Philip itu sendiri," kata dia.
Baca Juga:Sebagai informasi, penyanderaan Kapten Philip terjadi di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, pada 7 Februari 2023. Sejak saat itu, Egianus kerap membawa sanderanya berkeliling Nduga hingga ke Kabupaten Lanny Jaya, dengan berjalan kaki. Aparat keamanan masih berusaha melakukan negosiasi walau hingga kini Kapten Philip belum juga dibebaskan. Sementara itu, aparat melakukan penangkapan terhadap orang-orang yang diduga membantu Egianus Kogoya. Penangkapan pertama terjadi di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada 7 September 2023. Saat itu, personel Satgas Ops Damai Cartenz 2023 menangkap YT yang diduga merupakan simpatisan Egianus Kogoya yang bertugas menyuplai bahan makanan dan mengantarnya melalui jalur sungai. Kemudian, pada 17 September 2023, lima orang ditangkap di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Mereka dianggap simpatisan yang kerap memberi informasi terkait pergerakan aparat keamanan di Distrik Kenyam kepada KKB. Terakhir, aparat keamanan menangkap ET alias LD alias Altau, yang diduga anggota KKB Ndugama, di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Selasa 19 September 2023.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Solusi Kapolsek Hutaimbaru Selesaikan Persoalan Pengairan Di Angkola Julu
Mudir Mustafawiyah Purba Baru Sambut Kejari dan Ketua PN Madina, serta Ketua STAIN yang Baru
Usir dan Boikot 5 Tahun Pemakai Narkoba di Lingkungan V Hutaimbaru Padangsidimpuan
SPPG Desa Bogak Besar Resmi Beroperasi, Perdana Salurkan Program MBG
Viral di Media Sosial, Lapas Kelas II A Rantauprapat Diduga Kutip Tarif Hunian Kepada WBP
Khairul Siregar Resmi Pimpin MKKSS Serdang Bedagai Periode 2026–2029
Komentar