Pasca Demo, Qodari Ajak Mahasiswa Dukung Prabowo Berantas Kebocoran APBN
Rahman - Minggu, 14 Juni 2026 20:39 WIB
Istimewa
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari
bulat.co.id|Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari, mengajak kalangan mahasiswa untuk turut mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan aspirasi yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi yang berlangsung sebelumnya.
"Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," ujar Qodari dalam keterangan Bakom yang dikutip pada Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa berbagai kebijakan pemerintah terkait pengelolaan APBN saat ini merupakan bagian dari agenda efisiensi anggaran agar belanja negara dapat digunakan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, lanjut Qodari, adalah pembentukan Danantara yang diharapkan dapat memperkuat pengelolaan aset serta kekayaan negara secara lebih baik dan terintegrasi.
Meski demikian, Qodari menegaskan bahwa pemerintah tetap menghargai berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, penyampaian kritik maupun tuntutan merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi dan perlu mendapat ruang untuk didengarkan.
"Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa," imbuh Qodari.
Baca Juga:Dilansir dari Kompas com, Qodari menilai Presiden Prabowo berada di garda terdepan dalam upaya menutup celah kebocoran anggaran negara. Karena itu, ia berharap mahasiswa dapat memberikan dukungan terhadap langkah-langkah yang sedang dijalankan pemerintah.
"Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," ujar Qodari dalam keterangan Bakom yang dikutip pada Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa berbagai kebijakan pemerintah terkait pengelolaan APBN saat ini merupakan bagian dari agenda efisiensi anggaran agar belanja negara dapat digunakan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, lanjut Qodari, adalah pembentukan Danantara yang diharapkan dapat memperkuat pengelolaan aset serta kekayaan negara secara lebih baik dan terintegrasi.
Meski demikian, Qodari menegaskan bahwa pemerintah tetap menghargai berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, penyampaian kritik maupun tuntutan merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi dan perlu mendapat ruang untuk didengarkan.
"Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa," imbuh Qodari.
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Proyek Tak Bertuan Ditemukan di Darussalam Madina
Kejati Sumut Raih Peringkat Tertinggi dalam Pengelolaan Anggaran Negara di KPPN Medan II
Gawat! Program Makan Siang Gratis Buat APBN RI Terancam, Dikhawatirkan Utang LN Bakal Nambah
APBN 2024 Disahkan! Cek Rincian Kenaikan Gaji PNS 8 Persen Sesuai Masa Kerja 0 – 32 tahun
Kemenkeu Siapkan 5 Strategi Perkuat Penerimaan Perpajakan
Nasdem Soroti Subsidi Mobil Listrik
Komentar